Sebanyak 21 Dosen UM Masuk Top 5 Persen Ilmuwan Dunia

  • 02 Jul 2026 08:50 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Sebanyak 21 dosen dan peneliti UM berhasil masuk dalam daftar World's Top 5% Scientists 2026 versi SciRank Global, lembaga pemeringkatan independen yang menilai produktivitas, kualitas, serta dampak ilmiah peneliti berdasarkan publikasi dan sitasi.

“Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi bukti semakin kuatnya daya saing riset Universitas Negeri Malang di tingkat global. Selain menunjukkan kualitas publikasi ilmiah yang terus meningkat, prestasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya menulis dan meneliti di lingkungan kampus,” kata Rektor UM, Prof. Hariyono usai memberikan penghargaan pada 21 dosen tersebut, Rabu (1/7/2026).

Ia mengatakan bahwa pengakuan internasional tersebut menjadi indikator bahwa sejumlah dosen UM mampu menghasilkan karya ilmiah dengan kualitas di atas rata-rata yang diakui secara objektif oleh lembaga independen.

"Sebanyak 21 dosen UM berhasil masuk dalam jajaran Top 5 Persen Scientists dunia. Penilaian ini dilakukan oleh lembaga di luar UM sehingga menjadi indikator objektif terhadap kualitas karya ilmiah yang dihasilkan para dosen," ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi individu, tetapi juga diharapkan menciptakan atmosfer akademik yang semakin kuat di lingkungan universitas.

Ia menilai tantangan terbesar dunia akademik di Indonesia masih terletak pada budaya menulis yang belum sekuat budaya lisan. Karena itu, UM terus memberikan apresiasi kepada dosen yang mampu menghasilkan publikasi di jurnal bereputasi internasional sebagai upaya membangun tradisi akademik yang lebih produktif.

"Kita menyadari budaya tutur di Indonesia masih sangat kuat, sementara budaya menulis masih perlu terus diperkuat. Karena itu, dosen yang mampu memelopori publikasi ilmiah di jurnal bereputasi kami apresiasi agar menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya," tuturnya.

Prof. Hariyono berharap keberhasilan 21 dosen tersebut dapat memberikan efek berantai bagi dosen maupun mahasiswa untuk semakin aktif melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah.

"Kerja mereka bukan kerja individual. Mereka berkolaborasi dengan kolega dan mahasiswa. Harapannya budaya menulis ini menjadi virus yang menular kepada dosen lain maupun mahasiswa sehingga tradisi riset di UM semakin kuat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UM, Prof. Markus Diantoro menjelaskan bahwa salah satu komponen utama dalam penilaian SciRank Global adalah jumlah sitasi atau rujukan yang diterima dari karya ilmiah lain.

"Sebanyak 50 persen bobot penilaian berasal dari sitasi. Artinya, semakin banyak penelitian yang dijadikan rujukan oleh peneliti lain, semakin besar pengaruh ilmiah yang dimiliki seorang peneliti," jelasnya.

Ia menambahkan, menghasilkan publikasi internasional bereputasi bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan konsistensi, ketekunan, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu maupun lintas negara agar penelitian memiliki kualitas dan dampak yang tinggi.

"Penelitian tidak bisa dikerjakan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan dosen lain, dosen luar negeri, maupun mahasiswa. Prosesnya membutuhkan kerja keras, mulai dari penelitian di laboratorium maupun di lapangan hingga koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan," kata Markus.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci lahirnya karya ilmiah yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi rujukan bagi komunitas akademik internasional.

Adapun 21 dosen dan peneliti Universitas Negeri Malang yang berhasil masuk dalam World's Top 5% Scientists 2026versi SciRank Global adalah:
1. Prof. Hadi Nur, Ph.D. – Peringkat #335.133
2. Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si. – Peringkat #336.329
3. Prof. Dr. Siti Zubaidah, S.Pd., M.Pd. – Peringkat #348.108
4. Prof. Dr. Imam Gunawan – Peringkat #484.992
5. Prof. Punaji Setyosari – Peringkat #670.125
6. Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd. – Peringkat #734.382
7. Prof. Cholis Sa'dijah – Peringkat #760.866
8. Bagus Shandy Narmaditya, S.Pd., M.Pd., Ph.D. – Peringkat #771.316
9. Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D. – Peringkat #786.454
10. Prof. Dr. Sunaryono, M.Si. – Peringkat #814.520
11. Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si. – Peringkat #823.039
12. Prof. Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd. – Peringkat #840.609
13. Prof. Nandang Mufti, M.T., Ph.D. – Peringkat #886.080
14. Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D. – Peringkat #899.158
15. Prof. Dr. Muhammad Kamarul Kabilan – Peringkat #1.048.752
16. Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. – Peringkat #1.372.558
17. Prof. Dr. Bambang Yudi Cahyono – Peringkat #1.351.185
18. Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd. – Peringkat #1.438.241
19. Prof. Saida Ulfa – Peringkat #1.454.390
20. Prof. Dr. Dedi Kuswandi – Peringkat #1.482.335
21. Prof. Dr. Ingo Eilks
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....