Berawal dari Mimpi Keliling Dunia, Remaja 15 Tahun Ini Dirikan Youth Spark Academy

  • 18 Jun 2026 16:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Di usia yang masih sangat muda, 15 tahun, Kayla Zheelva berhasil membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya dan membawa dampak bagi lingkungan sekitar. Berangkat dari impiannya untuk keliling dunia, Kayla mendirikan Youth Spark Academy, sebuah lembaga pembelajaran Bahasa Inggris dan Public Speaking bagi anak-anak usia 6 hingga 17 tahun.

Ide tersebut muncul ketika Kayla bersama kedua orang tuanya mencari cara agar dirinya dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. Dari proses tersebut, lahirlah sebuah gagasan sederhana namun penuh makna.

"Prinsipnya karena belum bisa keliling dunia, kita bawa dunia ke rumah kita," ujar Kayla dalam Jagongan UMKM, Kamis (18/6/2026).

Melalui prinsip tersebut, Kayla menghadirkan suasana belajar yang memungkinkan para siswa berinteraksi langsung dengan warga negara asing tanpa harus pergi ke luar negeri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak para volunteer dari berbagai negara untuk menjadi pengajar di Youth Spark Academy.

Menariknya, seluruh proses pencarian dan komunikasi dengan para volunteer internasional tersebut dilakukan melalui media sosial Instagram. Dari sana, Kayla membangun jejaring dengan berbagai warga negara asing yang kemudian bersedia berkontribusi dalam kegiatan pembelajaran.

Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang mendorong lahirnya Youth Spark Academy. Kayla mengaku kedua orang tuanya selalu memberikan kepercayaan bahwa dirinya mampu memulai usaha sejak usia dini.

Kepercayaan tersebut semakin memperkuat tekad Kayla untuk membangun sebuah lembaga pembelajaran yang dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan remaja seusianya.

Nama Youth Spark Academy sendiri memiliki filosofi yang kuat. Kata “Youth” melambangkan bahwa lembaga ini dijalankan oleh anak muda dan diharapkan mampu mengajak generasi muda lainnya untuk tumbuh serta membawa perubahan bersama. Sementara itu, “Spark” menggambarkan semangat dan energi yang tinggi dalam menjalankan setiap program yang ada. Adapun kata “Academy” menegaskan bahwa lembaga ini berfokus pada bidang pendidikan dan pembelajaran.

Saat ini, Youth Spark Academy memiliki fokus utama pada pengembangan kemampuan Bahasa Inggris dan Public Speaking bagi anak-anak dan remaja berusia 6 hingga 17 tahun. Menurut Kayla, kedua keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

Untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam, Youth Spark Academy menyediakan beberapa pilihan program, mulai dari kelas reguler, kelas privat, hingga holiday class yang dapat dipilih sesuai kebutuhan siswa.

Tidak hanya melayani pembelajaran individu, Youth Spark Academy juga aktif menjalin kolaborasi dengan sejumlah sekolah negeri di wilayah Malang Raya melalui berbagai program edukasi dan pengembangan keterampilan komunikasi.

Melalui berbagai program tersebut, Kayla berharap semakin banyak anak Indonesia yang memiliki keberanian untuk berbicara, berkomunikasi, serta percaya diri dalam menyampaikan ide dan gagasan mereka kepada dunia.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut atau bergabung dalam program Youth Spark Academy, dapat menghubungi akun Instagram (@youthspark.academy) melalui pesan langsung (DM).

Dengan semangat yang dimiliki seorang remaja 15 tahun, Youth Spark Academy menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diwujudkan sejak usia muda. Dari sebuah keinginan untuk menjelajahi dunia, Kayla justru berhasil menghadirkan dunia ke ruang belajar anak-anak Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....