Guru dan Siswa SMAN 1 Sumberpucung Dilatih Olah dan Analisis Data
- 18 Jun 2026 11:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Kemampuan mengolah dan menganalisis data menjadi salah satu keterampilan penting di era digital. Untuk mendukung peningkatan kompetensi tersebut, Departemen Statistika Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika Universitas Brawijaya (FSTeM UB) menggelar pelatihan analisis data bagi guru dan siswa SMAN 1 Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemanfaatan Pivot Table untuk Memahami Analisis Data Statistik”, sebanyak 30 siswa dan 10 guru mendapatkan pelatihan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel, khususnya fitur Pivot Table yang banyak digunakan untuk meringkas dan menganalisis data secara cepat dan efektif.
Ketua tim PKM, Dr. Darmanto, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa kemampuan analisis data kini menjadi kebutuhan dasar yang tidak hanya penting bagi kalangan akademisi, tetapi juga dalam berbagai bidang pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memperkenalkan cara sederhana namun efektif dalam mengolah data. Dengan memahami Pivot Table, guru maupun siswa dapat melakukan analisis data secara lebih cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Bagi guru, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengelola data akademik seperti nilai, kehadiran, maupun evaluasi pembelajaran.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemanfaatan Pivot Table untuk Memahami Analisis Data Statistik”, sebanyak 30 siswa dan 10 guru mendapatkan pelatihan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel, khususnya fitur Pivot Table yang banyak digunakan untuk meringkas dan menganalisis data secara cepat dan efektif.
Ketua tim PKM, Dr. Darmanto, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa kemampuan analisis data kini menjadi kebutuhan dasar yang tidak hanya penting bagi kalangan akademisi, tetapi juga dalam berbagai bidang pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memperkenalkan cara sederhana namun efektif dalam mengolah data. Dengan memahami Pivot Table, guru maupun siswa dapat melakukan analisis data secara lebih cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Bagi guru, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengelola data akademik seperti nilai, kehadiran, maupun evaluasi pembelajaran.
“Sementara bagi siswa, kemampuan mengolah data menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin berbasis data,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer sekolah itu mengombinasikan materi teori dan praktik langsung. Peserta diajak memahami tahapan pengolahan data mulai dari persiapan data, penyusunan tabel, teknik penyaringan data, pembuatan Pivot Table dan Pivot Chart, hingga penyusunan dashboard sederhana yang interaktif.
Pihak SMAN 1 Sumberpucung menyambut positif kegiatan tersebut. Dalam sambutan yang disampaikan mewakili Kepala Sekolah, Dra. Melaningrum Andarwati mengapresiasi inisiatif Departemen Statistika UB yang dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Menurutnya, kemampuan analisis data semakin dibutuhkan baik oleh guru dalam pengelolaan administrasi dan pembelajaran maupun oleh siswa untuk meningkatkan kompetensi digital mereka.
“Efektivitas pelatihan juga terlihat dari hasil evaluasi peserta yang menunjukkan peningkatan pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain memperoleh sertifikat, peserta juga mendapatkan modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai referensi untuk belajar dan berlatih secara mandiri,” ungkapnya.
Salah seorang guru peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sekolah.
“Statistik sangat diperlukan bagi guru maupun siswa. Dengan kegiatan ini mereka menjadi lebih mengenal Pivot Table dan dapat mulai memanfaatkannya dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui program ini, Departemen Statistika FSTeM UB berharap dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi data di lingkungan sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pendidikan menengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Brawijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer sekolah itu mengombinasikan materi teori dan praktik langsung. Peserta diajak memahami tahapan pengolahan data mulai dari persiapan data, penyusunan tabel, teknik penyaringan data, pembuatan Pivot Table dan Pivot Chart, hingga penyusunan dashboard sederhana yang interaktif.
Pihak SMAN 1 Sumberpucung menyambut positif kegiatan tersebut. Dalam sambutan yang disampaikan mewakili Kepala Sekolah, Dra. Melaningrum Andarwati mengapresiasi inisiatif Departemen Statistika UB yang dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Menurutnya, kemampuan analisis data semakin dibutuhkan baik oleh guru dalam pengelolaan administrasi dan pembelajaran maupun oleh siswa untuk meningkatkan kompetensi digital mereka.
“Efektivitas pelatihan juga terlihat dari hasil evaluasi peserta yang menunjukkan peningkatan pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain memperoleh sertifikat, peserta juga mendapatkan modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai referensi untuk belajar dan berlatih secara mandiri,” ungkapnya.
Salah seorang guru peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sekolah.
“Statistik sangat diperlukan bagi guru maupun siswa. Dengan kegiatan ini mereka menjadi lebih mengenal Pivot Table dan dapat mulai memanfaatkannya dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui program ini, Departemen Statistika FSTeM UB berharap dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi data di lingkungan sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pendidikan menengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Brawijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....