Pisah Kenang Siswa RA dan MI BAIPAS Berlangsung Haru
- 16 Jun 2026 02:59 WIB
- Malang
RRI.CO.ID Malang – Pelepasan siswa - siswi RA dan MI Baipas Roudlotul Jannah kota Malang diwarnai dengan suasana haru. Hidayatul Chikmah perwakilan dari wali santri menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para asatidz dan asatidzah yang telah mendidik dan membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan di madrasah.
Perwakilan wali santri mengenang momen saat pertama kali mengantarkan anak-anak ke madrasah hingga kini mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, berilmu, dan berakhlakul karimah.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, kasih sayang, dan dedikasi para guru dalam mendidik anak-anak kami," ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Selain menyampaikan apresiasi, wali santri juga memohon maaf atas segala kekhilafan anak-anak selama proses belajar mengajar serta berharap para guru berkenan memberikan doa dan ridha bagi para lulusan.
Dalam kesempatan tersebut, wali santri secara simbolis menerima kembali putra-putri mereka dari pihak madrasah dan mengucapkan terima kasih karena telah membimbing mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dengan harapan agar para lulusan dapat meraih masa depan yang lebih baik dengan bekal ilmu dan akhlak yang telah ditanamkan selama belajar di Baipas Roudlotul Jannah.
Sementara Ketua yayasan RA - MI BAIPAS ROUDLOTUL JANNAH Musrotin, S.PdI mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati RA dan MI yang telah berhasil menyelesaikan tahap pendidikan mereka. Menurutnya, hari wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan langkah awal menuju masa depan yang lebih luas dan penuh tantangan.
"Kalian harus terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjadi generasi yang berakhlakul karimah, rajin belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki semangat tinggi untuk meraih cita-cita," pesanya beliau kepada para santri.
Khusus kepada siswa kelas VI MI, beliau menegaskan bahwa kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata. Kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap yang baik menjadi modal utama dalam menghadapi kehidupan.
"Nilai yang tinggi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah akhlak dan karakter. Jadilah anak yang membanggakan orang tua, guru, bangsa, negara, dan agama," ujarnya.(Hanifah/Risma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....