Pendaftar Jalur Mandiri UB Tembus 20 Ribu, Kedokteran dan Psikologi Masih Favorit

  • 15 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Brawijaya (UB) terus menunjukkan tren positif. Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, jumlah pendaftar Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (SMUB) jalur rapor tercatat mencapai sekitar 20 ribu peserta, meningkat sekitar 2.000 pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso mengatakan bahwa peningkatan jumlah pendaftar tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UB.

“Bagi kami, yang terpenting bukan sekadar jumlah pendaftar yang meningkat, tetapi bagaimana calon-calon terbaik memilih UB sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi mereka,” kata Prof. Imam, Senin (15/6/2026).

Menurut Imam, UB tahun ini menyediakan kuota mahasiswa baru yang relatif sama dengan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, kapasitas penerimaan mahasiswa baru mencapai sekitar 18.800 orang melalui berbagai jalur seleksi.
⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tidak seluruh peserta yang dinyatakan lolos melakukan daftar ulang sehingga jumlah mahasiswa baru yang akhirnya bergabung diperkirakan berada di kisaran 17 ribu orang,” tuturnya.

Pada jalur mandiri, UB membuka beberapa skema seleksi, termasuk jalur rapor, jalur prestasi, dan jalur berbasis nilai UTBK. Jalur prestasi ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik, seperti juara olimpiade, kompetisi olahraga, seni, tahfiz Al-Qur'an, maupun berbagai kejuaraan lainnya yang akan melalui proses verifikasi oleh panitia seleksi.

“Skema serupa juga menjadi bagian dari penerimaan mahasiswa baru UB tahun akademik 2026/2027,” ujar Prof. Imam.

Imam mengungkapkan bahwa sejumlah program studi masih menjadi favorit calon mahasiswa. Untuk prodi saintek, program studi di Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Komputer, dan sejumlah program teknik tetap menjadi pilihan utama.

“Sementara pada rumpun sosial humaniora, Program Studi Ilmu Hukum dan Psikologi masih menjadi dua program studi yang paling banyak diminati,” kata dia.

Meningkatnya jumlah pendaftar, lanjut Imam, tidak lepas dari berbagai upaya sosialisasi yang dilakukan UB kepada sekolah-sekolah di berbagai daerah. Melalui pendekatan yang lebih luas dan intensif, UB berupaya menjangkau calon mahasiswa potensial dari seluruh Indonesia.

“Kami terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah secara lebih luas. Tujuannya agar semakin banyak siswa berprestasi yang mengenal UB dan menjadikan kampus ini sebagai pilihan utama,” katanya.

Selain jalur rapor dan prestasi, UB juga masih membuka seleksi mandiri berbasis nilai UTBK yang memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk bergabung melalui berbagai skema seleksi yang tersedia. Pendaftaran jalur ini dibuka sepanjang Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada awal Juli.

“Harapannya dapat terus menjaring mahasiswa-mahasiswa unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, kreativitas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandasnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....