UM Tegaskan Jalur Mandiri Berlangsung Transparan dan Berintegritas
- 19 Mei 2026 15:37 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Negeri Malang (UM) menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan integritas dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru, khususnya melalui jalur mandiri. Penegasan tersebut disampaikan Rektor UM, Prof. Hariyono, dalam kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang melibatkan calon mahasiswa, guru, kepala sekolah, hingga perwakilan pemerintah daerah pada Selasa (19/5/2026).
Prof. Hariyono mengatakan, UM terus membuka ruang dan peluang seluas-luasnya bagi pelajar dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut. Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) selama lima tahun terakhir, UM memiliki banyak program studi jenjang sarjana (S1), selain program magister dan doktor.
“Tujuan utama kami adalah membuka ruang dan peluang agar pelajar dari seluruh Nusantara bisa masuk ke Universitas Negeri Malang,” kata Prof. Hariyono.
Ia juga mendorong calon mahasiswa untuk aktif mencari informasi resmi sebelum mendaftar, baik melalui laman resmi UM maupun melalui forum konsultasi yang difasilitasi kampus.
Prof. Hariyono mengatakan, UM terus membuka ruang dan peluang seluas-luasnya bagi pelajar dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut. Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) selama lima tahun terakhir, UM memiliki banyak program studi jenjang sarjana (S1), selain program magister dan doktor.
“Tujuan utama kami adalah membuka ruang dan peluang agar pelajar dari seluruh Nusantara bisa masuk ke Universitas Negeri Malang,” kata Prof. Hariyono.
Ia juga mendorong calon mahasiswa untuk aktif mencari informasi resmi sebelum mendaftar, baik melalui laman resmi UM maupun melalui forum konsultasi yang difasilitasi kampus.
"Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait jalur penerimaan mahasiswa baru," ujarnya.
Ia juga menyebut, upaya sosialisasi kepada masyarakat dinilai penting untuk memperluas akses informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara kampus dengan sekolah maupun pemerintah daerah.
Lebih lanjut, UM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan mahasiswa dilakukan secara transparan, adil, dan akuntabel. Kampus juga berkomitmen menjaga kualitas moralitas dan intelektualitas akademik melalui proses seleksi yang objektif.
“Kami punya komitmen menjaga moralitas dan intelektualitas kampus agar tetap terawat. Salah satunya melalui proses seleksi penerimaan mahasiswa yang dilakukan secara transparan dan equitable,” tegasnya.
Guru Besar Bidang Sejarah Politik UM ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku dapat meloloskan calon mahasiswa melalui jalur orang dalam maupun pejabat kampus.
Ia juga menyebut, upaya sosialisasi kepada masyarakat dinilai penting untuk memperluas akses informasi sekaligus memperkuat komunikasi antara kampus dengan sekolah maupun pemerintah daerah.
Lebih lanjut, UM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan mahasiswa dilakukan secara transparan, adil, dan akuntabel. Kampus juga berkomitmen menjaga kualitas moralitas dan intelektualitas akademik melalui proses seleksi yang objektif.
“Kami punya komitmen menjaga moralitas dan intelektualitas kampus agar tetap terawat. Salah satunya melalui proses seleksi penerimaan mahasiswa yang dilakukan secara transparan dan equitable,” tegasnya.
Guru Besar Bidang Sejarah Politik UM ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku dapat meloloskan calon mahasiswa melalui jalur orang dalam maupun pejabat kampus.
"Seluruh proses seleksi dilakukan sesuai mekanisme resmi dan dapat diverifikasi langsung kepada pihak universitas. Mohon tidak percaya apabila ada pihak yang mengaku bisa memasukkan calon mahasiswa lewat orang dalam atau pejabat di UM. Jalur penerimaan di UM dilakukan secara transparan,” katanya.
Selain itu, pihak kampus juga mengingatkan calon mahasiswa dan orang tua untuk mewaspadai praktik percaloan maupun jasa joki ujian yang kerap menawarkan janji kelulusan. UM berharap masyarakat ikut mendukung terciptanya proses seleksi yang bersih dan berintegritas.
“Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh tawaran-tawaran palsu dari para joki yang menjanjikan kelulusan bagi calon mahasiswa,” pungkasnya.
Selain itu, pihak kampus juga mengingatkan calon mahasiswa dan orang tua untuk mewaspadai praktik percaloan maupun jasa joki ujian yang kerap menawarkan janji kelulusan. UM berharap masyarakat ikut mendukung terciptanya proses seleksi yang bersih dan berintegritas.
“Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh tawaran-tawaran palsu dari para joki yang menjanjikan kelulusan bagi calon mahasiswa,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....