Perkuat Inovasi STEM dan Riset, FMIPA UM Gelar Kolaborasi Akademik Internasional

  • 19 Mei 2026 10:16 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM) terus memperkuat langkah internasionalisasi akademik melalui penyelenggaraan Guest Lecturer and Academic Collaboration Program bersama Universiti Teknologi Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pertengahan Mei di FMIPA UM ini mengusung tema “Strengthening International Publication Competencies and STEM Education Innovation.”

Program tersebut merupakan bagian dari agenda riset kolaborasi postdoctoral antara Universitas Negeri Malang dan Universiti Teknologi Malaysia. Kegiatan menghadirkan Dr. Nor Farahwahidah Abdul Rahman sebagai postdoctoral fellow sekaligus narasumber utama, dengan Prof. Dr. Hadi Suwono sebagai host researcher dan penggerak kolaborasi akademik.

Kolaborasi bersama UTM tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang produktif, terbuka, dan berdaya saing global. Kegiatan ini diikuti mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3, khususnya dari lingkungan FMIPA UM. Rangkaian acara terdiri atas dua sesi utama, yaitu Manuscript Writing Strategy dan STEM Education Session.

Pada sesi pertama, peserta memperoleh penguatan terkait strategi penulisan manuskrip ilmiah untuk publikasi internasional, mulai dari penyusunan ide penelitian, penguatan struktur artikel, hingga strategi meningkatkan kualitas naskah agar sesuai dengan standar jurnal bereputasi.

Sesi berikutnya berfokus pada Bibliometric Analysis Workshop: From Search Strategy to Research Gap Identification. Dalam sesi ini, peserta dilatih memahami analisis bibliometrik secara praktis, mulai dari penyusunan strategi pencarian dan search string, ekspor data bibliografi dari Scopus maupun Web of Science, pembersihan metadata, pembuatan peta kata kunci dan kolaborasi menggunakan VOSviewer, hingga interpretasi hasil pemetaan untuk menemukan celah penelitian (research gap).

Pelatihan dirancang dengan pendekatan concept, demonstration, hands-on task, dan interpretation. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan konseptual, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langsung tahapan analisis bibliometrik. Model pelatihan ini membantu peserta memahami bagaimana data publikasi dapat diolah menjadi dasar yang kuat dalam menyusun systematic literature review (SLR), memetakan tren riset, serta merumuskan arah penelitian yang lebih relevan.

Salah seorang peserta, Herinda menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa doktoral yang sedang menyusun disertasi.

“Workshop Bibliometric Analysis menggunakan Diblo sangat menarik dan bermanfaat, terutama bagi kami mahasiswa S3 yang sedang menyusun disertasi. SLR menjadi pondasi penting dalam disertasi sehingga membutuhkan analisis bibliometrik untuk mendukung metodologi penelitian. Workshop ini memudahkan kami menyusun data bibliometrik dengan visualisasi yang lebih menarik, praktis, dan mudah digunakan dibandingkan tools lain,” ungkap Herinda.

Kesan positif juga disampaikan oleh Messy, salah seorang peserta program fast track S1–S2.

“Kuliah tamu tadi benar-benar sangat berbobot dan berkualitas. Saya sangat terbantu, apalagi sebagai mahasiswa yang mengikuti program fast track S1–S2,” tuturnya.

Tanggapan positif turut disampaikan Anandita Eka, mahasiswa S3 Pendidikan Biologi.

“Materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan saya sebagai mahasiswa yang sedang belajar menulis artikel ilmiah. Saya sangat tertarik pada sesi praktik karena membantu memahami strategi penulisan artikel ilmiah, terutama melalui pemanfaatan aplikasi Diblo. Pelatihan ini menambah wawasan dan motivasi saya untuk mengembangkan artikel bibliometrik, systematic literature review (SLR), dan meta-analisis. Semoga kegiatan seperti ini terus diselenggarakan di masa mendatang,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai strategi publikasi ilmiah, pemetaan literatur, serta cara mengidentifikasi research gap secara sistematis.

Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata penguatan kolaborasi internasional FMIPA UM dengan mitra perguruan tinggi luar negeri. Ke depan, kerja sama antara FMIPA UM dan UTM diharapkan terus berkembang melalui riset bersama, publikasi kolaboratif, pengembangan inovasi pendidikan STEM, serta program akademik lain yang mendukung peningkatan reputasi universitas di tingkat internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....