SDN Balearjosari 1 dan TPQ Syuhada Perkuat Sinergi Pembelajaran Al-Qur’an

  • 18 Mei 2026 21:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - TPQ Syuhada menjalin sinergi dengan SDN Balearjosari 1 dalam penguatan pembelajaran Al-Qur’an berbasis metode UMMI. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kepala TPQ Syuhada, Agus Wahyudi ke SDN Balearjosari 1 di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (18/5/2026).

Kedatangan Agus Wahyudi disambut langsung Kepala Sekolah SDN Balearjosari 1, Winanjar Rahayu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas penguatan syiar dan dakwah melalui program pembelajaran Al-Qur’an yang akan diterapkan secara kolaboratif.

Agus Wahyudi menjelaskan, TPQ Syuhada telah menerapkan metode UMMI dalam proses belajar Al-Qur’an selama kurang lebih empat tahun terakhir. Menurutnya, metode tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an para santri.

“TPQ Syuhada sudah menerapkan metode UMMI selama kurang lebih empat tahun. Insya Allah pada 24 Mei mendatang kami akan mengirim lima santri untuk mengikuti munaqasyah sebagai bentuk evaluasi pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama dengan SDN Balearjosari 1 diharapkan dapat memperluas manfaat pembelajaran Al-Qur’an kepada siswa sekolah dasar melalui pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala SDN Balearjosari 1, Winanjar Rahayu, mengaku menyambut baik kehadiran TPQ Syuhada sebagai mitra pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan sekolahnya. Ia mengatakan, sekolah sebenarnya telah mulai menerapkan metode UMMI sejak tahun lalu sebagai bagian dari program kurikuler.

“Kami sempat menghubungi pihak UMMI Malang dan saat itu diarahkan untuk bersinergi dengan lembaga UMMI yang lokasinya terdekat dari sekolah. Alhamdulillah, sekarang kami dipertemukan dengan TPQ Syuhada sehingga kerja sama ini bisa segera direalisasikan,” jelasnya.

Menurut Winanjar, program tersebut rencananya mulai diterapkan pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Tahap awal akan difokuskan kepada siswa kelas 1 yang terdiri dari dua rombongan belajar dengan total 52 siswa.

“Ke depan program ini juga akan kami sosialisasikan hingga kelas 6. Target kami sekitar 100 siswa nantinya dapat mengikuti kelas pembelajaran metode UMMI,” katanya.

Ia menambahkan, teknis pelaksanaan program masih akan dibahas lebih lanjut bersama TPQ Syuhada dan UMMI Foundation Malang agar pelaksanaan pembelajaran berjalan optimal dan sesuai standar metode UMMI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....