Kapal Pesiar Rentan Norovirus meski Lolos Sanitasi Ketat CDC

  • 18 Mei 2026 13:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang -Wabah norovirus masih menjadi ancaman di kapal pesiar meskipun banyak kapal telah memperoleh nilai sanitasi tinggi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Kondisi kapal yang menampung ribuan penumpang dalam ruang terbatas selama beberapa hari dinilai menjadi faktor utama cepatnya penyebaran virus.

Berbeda dengan penumpang pesawat yang hanya berada bersama dalam waktu singkat dan didukung sistem sirkulasi udara HEPA, penumpang kapal pesiar hidup dalam situasi “populasi tertutup”. Mereka menggunakan fasilitas bersama, makan di ruang yang sama, serta sering bersentuhan dengan permukaan yang digunakan banyak orang.

Dilansir dari Verywell Health, Senin (18/5/2026), ahli penyakit menular Peter Chin-Hong, MD, mengatakan kontak dekat dalam jangka panjang, ventilasi yang kurang optimal di area ramai, serta sulitnya mengisolasi penumpang sakit menjadi penyebab virus seperti norovirus mudah menyebar.

Norovirus sendiri dikenal sangat menular karena dapat berpindah melalui partikel kecil dari muntahan maupun tinja. Karena itu, satu kasus saja dapat dengan cepat memicu wabah di lingkungan tertutup seperti kapal pesiar.

Meski demikian, para ahli menegaskan kapal pesiar tetap menjadi salah satu moda transportasi yang paling ketat pengawasannya. Penilaian sanitasi CDC hanya memberikan gambaran umum mengenai standar kebersihan kapal dan bukan jaminan bebas wabah penyakit.

Verywell Health juga menyoroti bahwa inspeksi sanitasi biasanya hanya dilakukan beberapa kali dalam setahun sehingga tidak selalu mencerminkan kondisi operasional sehari-hari. Selain itu, perilaku penumpang turut memengaruhi besar kecilnya risiko penyebaran virus.

Para ahli pun mengingatkan pentingnya langkah pencegahan individu selama berada di kapal pesiar. Mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik dinilai sebagai cara paling efektif mencegah norovirus, karena virus tersebut tidak dapat dibasmi hanya dengan hand sanitizer.

Penumpang juga disarankan segera melapor ke pusat kesehatan kapal apabila mengalami gejala sakit dan melakukan isolasi sementara guna mencegah penularan lebih luas.

Pasca pandemi COVID-19, industri pelayaran disebut telah memperketat protokol kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, penyediaan ruang isolasi, hingga peningkatan sistem ventilasi kapal.

Dengan penerapan prosedur kesehatan yang lebih baik dan kesadaran menjaga kebersihan diri, perjalanan kapal pesiar dinilai tetap aman bagi sebagian besar wisatawan. (Dito Fontana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....