Yovie Widianto Ajak Mahasiswa Gunakan Teknologi dengan Hati

  • 13 Mei 2026 14:04 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Musisi sekaligus Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, mengingatkan pentingnya menempatkan teknologi sebagai alat untuk memberi manfaat bagi manusia, bukan menggantikan nilai kemanusiaan itu sendiri.

Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam kegiatan Glow Innovation Talks yang digelar di auditorium Universitas Brawijaya (UB), Rabu (13/5/2026). Dalam forum tersebut, Yovie menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin masif di berbagai bidang kreatif.

Menurutnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan mampu menggantikan kekuatan hati dan kreativitas manusia.

“Teknologi itu bagus, tetapi tidak punya hati. Gunakan teknologi untuk kemanfaatan manusia. AI hanyalah tools, sementara otak dan hati karya tetap berasal dari manusia,” ungkapnya.

Yovie menilai kreativitas manusia tetap menjadi unsur utama dalam menghasilkan karya yang bernilai dan memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak takut pada perkembangan teknologi, melainkan memanfaatkannya sebagai sarana memperkuat kreativitas.

“Kalau mengandalkan kekuatan hati, kita bisa tetap bersinar. Saya tidak khawatir meski AI kini juga bisa membuat lagu dengan cepat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Yovie juga membagikan nilai kehidupan yang ia peroleh dari sang ayah. Salah satu pesan yang paling membekas baginya adalah pentingnya tetap rendah hati di tengah pencapaian.

“Ayah saya selalu bilang, matahari, bulan, dan bintang senantiasa menemani perjuangan manusia yang membumi,” tuturnya.

Bagi Yovie, kalimat tersebut memiliki makna mendalam tentang sikap tidak arogan dan tetap membumi dalam menjalani kehidupan maupun karier.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam dunia kreatif. Menurutnya, kesuksesan seorang musisi tidak pernah berdiri sendiri, melainkan lahir dari kerja bersama banyak pihak.

“Jangan merasa paling hebat. Kalau tidak ada penyanyi yang membawakan lagu-lagu saya, mungkin karya saya juga tidak dikenal,” ujarnya.

Yovie menyebut nama sejumlah musisi yang pernah bekerja sama dengannya, mulai dari Kahitna, Yovie & Nuno, Raisa, hingga Tiara Andini dan Lyodra. Ia menilai keberhasilan karya musik lahir dari hubungan saling mendukung antara pencipta lagu dan penyanyi.

“Sekarang adalah era kolaborasi. Kita tidak mungkin berjalan sendiri,” katanya.

Di hadapan mahasiswa UB, Yovie juga mengajak generasi muda untuk menjaga integritas dan konsistensi dalam berkarya maupun ketika nantinya berada di posisi penting di masyarakat.

“Saya yakin nanti ada yang jadi menteri, gubernur, atau pemimpin lainnya. Tunjukkan pribadi yang punya integritas,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar generasi muda tidak mudah meremehkan proses kreatif seseorang. Menurutnya, menciptakan karya yang diterima masyarakat bukanlah hal mudah.

“Ketika seseorang berhasil membuat karya yang hits, itu bukan sesuatu yang sederhana. Jangan mengecilkan perjuangan orang lain,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....