UM Perkuat Jejaring Riset Global, Kolaborasi dengan University of Melbourne
- 27 Apr 2026 12:12 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Negeri Malang (UM) terus memperluas jejaring akademik internasional melalui kolaborasi riset lintas negara. Upaya ini salah satunya ditunjukkan oleh dosen UM, Prof. Evi Eliyanah, yang mengikuti program research matchmaking di University of Melbourne.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Matchmaking Research Interest dalam skema Equity Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH) 2026. Dalam program ini, Prof. Evi menjalani tugas sebagai visiting scholar pada 29 Maret hingga 11 April 2026, dengan fokus membangun kolaborasi riset dan publikasi internasional.
Selama di Melbourne, Prof. Evi bekerja sama dengan Ariane Utomo, pakar demografi dari School of Geography, Earth and Atmospheric Sciences. Kolaborasi tersebut mengangkat kajian interdisipliner terkait relasi antara institusi pernikahan dan perubahan sosial di Indonesia pascareformasi.
Penelitian ini menggabungkan perspektif demografi dan kajian budaya untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan generasi muda dalam menikah atau menunda pernikahan. Analisis dilakukan dengan melihat dinamika sosial, ekonomi, hingga konstruksi budaya yang berkembang di masyarakat Indonesia.
“Perubahan pola pernikahan di Indonesia tidak lepas dari faktor struktural. Ia menyoroti adanya pergeseran usia menikah serta tren penundaan pernikahan yang dipengaruhi pendidikan, kondisi ekonomi, dan urbanisasi,” kata Ariane Utomo.
Sementara itu, Prof. Evi menekankan pentingnya dimensi budaya dalam memahami fenomena tersebut. Menurutnya, representasi gender dan relasi romantis dalam sinema Indonesia menunjukkan bahwa norma sosial terus mengalami negosiasi.
Temuan awal riset menunjukkan bahwa keputusan menikah tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga konstruksi sosial terkait gender, agama, dan norma budaya yang terus berubah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Matchmaking Research Interest dalam skema Equity Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN-BH) 2026. Dalam program ini, Prof. Evi menjalani tugas sebagai visiting scholar pada 29 Maret hingga 11 April 2026, dengan fokus membangun kolaborasi riset dan publikasi internasional.
Selama di Melbourne, Prof. Evi bekerja sama dengan Ariane Utomo, pakar demografi dari School of Geography, Earth and Atmospheric Sciences. Kolaborasi tersebut mengangkat kajian interdisipliner terkait relasi antara institusi pernikahan dan perubahan sosial di Indonesia pascareformasi.
Penelitian ini menggabungkan perspektif demografi dan kajian budaya untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan generasi muda dalam menikah atau menunda pernikahan. Analisis dilakukan dengan melihat dinamika sosial, ekonomi, hingga konstruksi budaya yang berkembang di masyarakat Indonesia.
“Perubahan pola pernikahan di Indonesia tidak lepas dari faktor struktural. Ia menyoroti adanya pergeseran usia menikah serta tren penundaan pernikahan yang dipengaruhi pendidikan, kondisi ekonomi, dan urbanisasi,” kata Ariane Utomo.
Sementara itu, Prof. Evi menekankan pentingnya dimensi budaya dalam memahami fenomena tersebut. Menurutnya, representasi gender dan relasi romantis dalam sinema Indonesia menunjukkan bahwa norma sosial terus mengalami negosiasi.
Temuan awal riset menunjukkan bahwa keputusan menikah tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga konstruksi sosial terkait gender, agama, dan norma budaya yang terus berubah.
“Hal ini mencerminkan kompleksitas relasi kuasa dalam praktik maupun narasi pernikahan di Indonesia,” ujarnya.
Hasil kolaborasi ini telah menghasilkan satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal internasional Comparative Population Studies. Selain itu, satu artikel lanjutan terkait representasi gender dalam narasi pernikahan berbasis agama di sinema Indonesia masih dalam proses penyelesaian.
Secara lebih luas, kolaborasi ini juga mendukung kontribusi UM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan kemitraan global.
Hasil kolaborasi ini telah menghasilkan satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal internasional Comparative Population Studies. Selain itu, satu artikel lanjutan terkait representasi gender dalam narasi pernikahan berbasis agama di sinema Indonesia masih dalam proses penyelesaian.
Secara lebih luas, kolaborasi ini juga mendukung kontribusi UM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, dan kemitraan global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....