UB Masuk Peringkat 601–800 THE Asia University Rankings 2026
- 27 Apr 2026 11:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Brawijaya (UB) kembali masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Asia University Rankings 2026. Pada edisi tahun ini, UB berada pada klaster 601–800 Asia dalam peta persaingan perguruan tinggi tingkat regional.
“Pemeringkatan ini bukan sekadar posisi, tetapi menjadi instrumen refleksi untuk memperkuat kualitas akademik, riset, dan kolaborasi internasional,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan UB pada aspek internasionalisasi dan kerja sama industri menjadi modal penting untuk meningkatkan reputasi global. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program seperti joint research, publikasi bersama, mobilitas mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan program double degree.
Di sisi lain, UB juga terus mendorong peningkatan kualitas riset. Hal ini terlihat dari tren publikasi internasional yang meningkat signifikan, khususnya pada jurnal bereputasi tinggi (Q1 dan Q2), dari sekitar 300 publikasi pada 2020 menjadi sekitar 1.500 publikasi pada 2025.
Ke depan, UB menargetkan penguatan kualitas riset, konsolidasi data institusi, serta perluasan kolaborasi global sebagai strategi untuk meningkatkan posisi dalam pemeringkatan internasional.
Capaian di klaster 601–800 Asia ini menjadi momentum bagi UB untuk terus memperkuat daya saing, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menghasilkan pendidikan berkualitas, riset berdampak, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
THE Asia University Rankings merupakan salah satu pemeringkatan internasional bergengsi yang menilai kinerja perguruan tinggi berdasarkan lima pilar utama, yakni pengajaran (teaching), lingkungan riset (research environment), kualitas riset (research quality), pandangan internasional (international outlook), serta kerja sama industri (industry). Pada 2026, pemeringkatan ini melibatkan 929 universitas dari 36 negara dan wilayah di Asia.
Di tingkat Asia, posisi teratas masih didominasi universitas dengan kekuatan riset tinggi seperti Tsinghua University, Peking University, dan National University of Singapore. Sementara itu di Indonesia, Universitas Indonesia berada pada klaster 201–250, disusul beberapa perguruan tinggi lain seperti ITB, UGM, dan UNS di klaster 351–400.
“UB sendiri mencatat skor keseluruhan pada rentang 23,3–30,8. Pada aspek pengajaran, UB meraih skor 29,3, sedangkan pada kualitas riset memperoleh skor 29,6. Untuk lingkungan riset, UB mencatat skor 15,8, yang menunjukkan masih perlunya penguatan ekosistem riset,” ungkap Kepala UPT Global Partnership and Reputation UB, Hendrix Yulis Setyawan, Ph.D., Senin (27/4/2026).
Adapun pada aspek kerja sama industri dan pandangan internasional, UB menunjukkan capaian relatif lebih kuat. Skor untuk industry mencapai 36,2, sedangkan international outlook sebesar 43,8.
“Capaian ini mencerminkan potensi kolaborasi UB dengan dunia usaha serta perluasan jejaring global yang terus berkembang,” ucapnya.
Ia juga menyebut hasil ini sebagai bagian dari proses transformasi berkelanjutan institusi.
“Pemeringkatan ini bukan sekadar posisi, tetapi menjadi instrumen refleksi untuk memperkuat kualitas akademik, riset, dan kolaborasi internasional,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan UB pada aspek internasionalisasi dan kerja sama industri menjadi modal penting untuk meningkatkan reputasi global. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program seperti joint research, publikasi bersama, mobilitas mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan program double degree.
Di sisi lain, UB juga terus mendorong peningkatan kualitas riset. Hal ini terlihat dari tren publikasi internasional yang meningkat signifikan, khususnya pada jurnal bereputasi tinggi (Q1 dan Q2), dari sekitar 300 publikasi pada 2020 menjadi sekitar 1.500 publikasi pada 2025.
Ke depan, UB menargetkan penguatan kualitas riset, konsolidasi data institusi, serta perluasan kolaborasi global sebagai strategi untuk meningkatkan posisi dalam pemeringkatan internasional.
Capaian di klaster 601–800 Asia ini menjadi momentum bagi UB untuk terus memperkuat daya saing, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menghasilkan pendidikan berkualitas, riset berdampak, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....