Mahasiswa FILKOM UB Borong Prestasi Nasional lewat Inovasi Digital dan Desain Web

  • 16 Apr 2026 13:34 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) kembali menorehkan prestasi di ajang nasional melalui dua kompetisi bergengsi yang digelar dalam waktu berdekatan.

Prestasi pertama diraih tim lintas program studi yang terdiri dari Shelfina Khayla Anindita (Pendidikan Teknologi Informasi 2024), Laura Noviarti Putri Arianto (Sistem Informasi 2023), dan Zahra Mareta Putri (Teknologi Informasi 2024). Mereka berhasil meraih Juara Harapan 1 sekaligus predikat Best Pitchdeck dalam ajang National Business Model Canvas Competition yang diselenggarakan Canvas Indonesia PUSBISNAS (Canvas Indonesia 2026).

Kompetisi yang berlangsung secara daring sejak Januari dan mencapai puncak pada Maret 2026 tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kompetisi ini, tim FILKOM UB mengusung inovasi bertajuk JELANTIKU, sebuah platform aggregator digital yang berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah. Platform ini menghubungkan sumber limbah dari rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner dengan sistem yang menawarkan transparansi harga secara real-time.

“Potensi limbah minyak jelantah di Indonesia mencapai lebih dari 1,5 miliar liter per tahun dan sering mencemari lingkungan. Melalui JELANTIKU, kami ingin mengubah limbah cair menjadi aset bernilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Shelfina, Kamis (16/4/2026).

Capaian tersebut menjadi bukti kontribusi mahasiswa FILKOM UB dalam menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak pada isu lingkungan dan ekonomi.

Sementara itu, prestasi kedua diraih oleh Mohamad Arif (Sistem Informasi 2025) yang berhasil meraih Juara 3 pada kategori Personal Website dalam ajang Technology Art Summit 3.0 (T-ArtS 3.0) Web Design.

Kompetisi yang diselenggarakan secara daring oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini mengusung tema “Unfold Your Digital Potential” dan diikuti mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Arif tampil dengan karya berjudul “The Dual Expertise Developer”, sebuah website personal yang menampilkan identitas digitalnya sebagai pengembang dengan keahlian ganda. Karya tersebut dinilai unggul berkat tampilan autentik dan konsep yang kuat, hingga membawanya lolos ke babak final bersama empat finalis lainnya sebelum akhirnya meraih posisi ketiga.

“Ini pengalaman luar biasa, terutama bagi saya sebagai mahasiswa baru. Kompetisi ini mengajarkan bahwa kreativitas dan keberanian untuk tampil adalah modal utama,” ungkap Arif.

Pengumuman pemenang T-ArtS 3.0 dilakukan pada 24 Januari 2026 dalam kompetisi yang sepenuhnya dilaksanakan secara daring.

Dosen pembimbing, Dr. Okta Purnawirawan, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa tersebut. Ia menilai prestasi di tingkat nasional ini mencerminkan kualitas, daya saing, serta semangat inovasi mahasiswa FILKOM UB.

“Semangat ini diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....