Peminat SNBP UB Tembus 33 Ribu, Persaingan Ketat di Prodi Favorit
- 01 Apr 2026 19:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Brawijaya (UB) mencatat lonjakan peminat pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan masuk ke kampus ini semakin ketat, terutama di program studi favorit.
Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso mengungkapkan, total pendaftar SNBP tahun ini mencapai 33.498 orang, meningkat sekitar 3.000 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Total yang mendaftar di UB sebanyak 33.498. Ini naik kurang lebih 3.000 dari tahun lalu,” kata Prof. Imam, Rabu (1/4/2026).
Dari jumlah tersebut, UB hanya menerima 3.928 calon mahasiswa. Artinya, tingkat keketatan seleksi tergolong tinggi, dengan hanya sebagian kecil pendaftar yang berhasil lolos.
Selain jumlah pendaftar yang meningkat, UB juga mencatat sebaran asal peserta yang semakin luas. Seluruh provinsi di Indonesia turut berpartisipasi dalam pendaftaran, dan mahasiswa yang diterima berasal dari 36 provinsi.
“Ini menunjukkan bahwa peminat UB sangat tersebar dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Untuk program studi kelompok saintek, program studi kedokteran masih menjadi yang paling diminati dengan 1.405 pendaftar, namun hanya menerima 64 mahasiswa. Disusul farmasi dengan 1.181 pendaftar dan 36 diterima, serta pendidikan kedokteran gigi dengan 911 pendaftar dan 33 diterima.
“Selain itu, program studi ilmu keperawatan mencatat 874 pendaftar dengan 44 diterima, serta teknik industri dengan 775 pendaftar dan 44 diterima,” ujarnya.
Sementara pada kelompok sosial humaniora (soshum), program studi ilmu hukum menjadi yang paling diminati dengan 1.378 pendaftar dan 133 diterima. Disusul psikologi dengan 1.135 pendaftar, namun hanya menerima 58 mahasiswa.
“Tingkat kompetisi di psikologi sangat tinggi, bisa mencapai sekitar satu banding 20,” ungkap Imam.
Program studi lain yang juga diminati antara lain manajemen dengan 1.074 pendaftar (75 diterima), akuntansi 1.065 pendaftar (94 diterima), serta administrasi bisnis dengan 1.025 pendaftar (93 diterima).
Menurutnya, tingginya tingkat persaingan ini menjadi indikator bahwa UB mampu menjaring calon mahasiswa dengan kualitas akademik yang baik. Seleksi SNBP sendiri didasarkan pada nilai rapor, indeks sekolah, serta prestasi akademik maupun non-akademik.
“Dengan kompetisi yang tinggi, kami optimistis mahasiswa yang diterima memiliki kapasitas akademik yang baik untuk menempuh pendidikan di UB,” katanya.
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang sesuai prosedur yang telah ditetapkan melalui sistem resmi UB.
Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Imam Santoso mengungkapkan, total pendaftar SNBP tahun ini mencapai 33.498 orang, meningkat sekitar 3.000 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Total yang mendaftar di UB sebanyak 33.498. Ini naik kurang lebih 3.000 dari tahun lalu,” kata Prof. Imam, Rabu (1/4/2026).
Dari jumlah tersebut, UB hanya menerima 3.928 calon mahasiswa. Artinya, tingkat keketatan seleksi tergolong tinggi, dengan hanya sebagian kecil pendaftar yang berhasil lolos.
Selain jumlah pendaftar yang meningkat, UB juga mencatat sebaran asal peserta yang semakin luas. Seluruh provinsi di Indonesia turut berpartisipasi dalam pendaftaran, dan mahasiswa yang diterima berasal dari 36 provinsi.
“Ini menunjukkan bahwa peminat UB sangat tersebar dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Untuk program studi kelompok saintek, program studi kedokteran masih menjadi yang paling diminati dengan 1.405 pendaftar, namun hanya menerima 64 mahasiswa. Disusul farmasi dengan 1.181 pendaftar dan 36 diterima, serta pendidikan kedokteran gigi dengan 911 pendaftar dan 33 diterima.
“Selain itu, program studi ilmu keperawatan mencatat 874 pendaftar dengan 44 diterima, serta teknik industri dengan 775 pendaftar dan 44 diterima,” ujarnya.
Sementara pada kelompok sosial humaniora (soshum), program studi ilmu hukum menjadi yang paling diminati dengan 1.378 pendaftar dan 133 diterima. Disusul psikologi dengan 1.135 pendaftar, namun hanya menerima 58 mahasiswa.
“Tingkat kompetisi di psikologi sangat tinggi, bisa mencapai sekitar satu banding 20,” ungkap Imam.
Program studi lain yang juga diminati antara lain manajemen dengan 1.074 pendaftar (75 diterima), akuntansi 1.065 pendaftar (94 diterima), serta administrasi bisnis dengan 1.025 pendaftar (93 diterima).
Menurutnya, tingginya tingkat persaingan ini menjadi indikator bahwa UB mampu menjaring calon mahasiswa dengan kualitas akademik yang baik. Seleksi SNBP sendiri didasarkan pada nilai rapor, indeks sekolah, serta prestasi akademik maupun non-akademik.
“Dengan kompetisi yang tinggi, kami optimistis mahasiswa yang diterima memiliki kapasitas akademik yang baik untuk menempuh pendidikan di UB,” katanya.
Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang sesuai prosedur yang telah ditetapkan melalui sistem resmi UB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....