Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-55 UWG, Perkuat Transformasi Kampus Unggul
- 25 Feb 2026 08:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Widya Gama Malang (UWG) menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-55, Selasa (24/2/2026) sore. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang institusi sekaligus penegasan arah transformasi menuju kampus unggul berwawasan global.
Rektor UWG, Dr. Anwar menyampaikan bahwa 55 tahun perjalanan UWG merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga karyawan pendukung.
“Capaian institusi hari ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah diletakkan para pendiri yayasan, pendiri universitas, serta para rektor sebelumnya. Apa yang dicapai hari ini bukan capaian personal, melainkan hasil kerja bersama seluruh unit dan bagian di universitas,” katanya.
Salah satu langkah strategis yang ditekankan dalam Dies Natalis ke-55 adalah penerapan standar internasional ISO 21001:2018 tentang sistem manajemen organisasi pendidikan. Implementasi standar ini telah berjalan selama dua bulan terakhir sebagai bagian dari pembaruan budaya kerja di lingkungan kampus.
“Penerapan ISO 21001 diarahkan untuk membangun sistem tata kelola yang modern, terstandar, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Standar ini diharapkan mampu memperkuat reputasi institusi, meningkatkan kepuasan mahasiswa, serta mendorong efisiensi administrasi dan penyelarasan visi-misi dengan praktik operasional,” ungkapnya.
Selain itu, Dr. Anwar juga menyebut pembaruan budaya kerja juga difokuskan pada penguatan semangat kolektif dan profesionalisme di seluruh lini.
Rektor UWG, Dr. Anwar menyampaikan bahwa 55 tahun perjalanan UWG merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga karyawan pendukung.
“Capaian institusi hari ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah diletakkan para pendiri yayasan, pendiri universitas, serta para rektor sebelumnya. Apa yang dicapai hari ini bukan capaian personal, melainkan hasil kerja bersama seluruh unit dan bagian di universitas,” katanya.
Salah satu langkah strategis yang ditekankan dalam Dies Natalis ke-55 adalah penerapan standar internasional ISO 21001:2018 tentang sistem manajemen organisasi pendidikan. Implementasi standar ini telah berjalan selama dua bulan terakhir sebagai bagian dari pembaruan budaya kerja di lingkungan kampus.
“Penerapan ISO 21001 diarahkan untuk membangun sistem tata kelola yang modern, terstandar, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Standar ini diharapkan mampu memperkuat reputasi institusi, meningkatkan kepuasan mahasiswa, serta mendorong efisiensi administrasi dan penyelarasan visi-misi dengan praktik operasional,” ungkapnya.
Selain itu, Dr. Anwar juga menyebut pembaruan budaya kerja juga difokuskan pada penguatan semangat kolektif dan profesionalisme di seluruh lini.
“Seluruh unsur, termasuk tenaga kebersihan dan staf pendukung, disebut memiliki peran penting dalam membangun ekosistem kerja yang solid dan produktif,” ucapnya.
Dalam aspek akademik, UWG terus mendorong peningkatan akreditasi program studi. Prodi dengan peringkat baik dan baik sekali didorong untuk naik menjadi unggul melalui penguatan mutu pembelajaran dan tata kelola.
UWG juga membuka sejumlah program studi baru, yakni Program Doktor (S3) Size Management, Program Sarjana (S1) System Process Management, dan S1 Scientech/Scientology.
Dalam aspek akademik, UWG terus mendorong peningkatan akreditasi program studi. Prodi dengan peringkat baik dan baik sekali didorong untuk naik menjadi unggul melalui penguatan mutu pembelajaran dan tata kelola.
UWG juga membuka sejumlah program studi baru, yakni Program Doktor (S3) Size Management, Program Sarjana (S1) System Process Management, dan S1 Scientech/Scientology.
“Selain itu, kami jugamempersiapkan pengajuan pembukaan S2 Teknik Sipil dan S2 Teknik Informatika yang ditargetkan dapat diajukan secara daring pada awal Maret mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan pengembangan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tutur Anwar.
Penguatan kualitas sumber daya manusia turut menjadi fokus utama. UWG mendorong percepatan studi lanjut dosen ke jenjang doktoral (S3), baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, dosen juga didorong untuk mengikuti berbagai program sertifikasi guna meningkatkan kompetensi profesional.
“Kemajuan institusi hanya dapat dicapai apabila seluruh komponen bekerja maksimal dalam satu sistem yang saling mendukung. Budaya kerja berbasis kebersamaan dan mutu berkelanjutan menjadi fondasi transformasi tersebut,” ujarnya.
Dalam rangkaian Rapat Terbuka Senat, turut diberikan penghargaan kepada dosen, karyawan, mahasiswa, dan organisasi mahasiswa berprestasi, serta apresiasi bagi doktor baru. Selain itu, dilakukan penyerahan Buku Karya Teknologi UWG sebagai wujud kontribusi inovasi dosen, serta penyerahan simbolis bantuan sosial bagi korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Sementara itu, Ketua YPPI Widya Gama Malang, Mukhtie Fadjar, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yayasan sebagai fondasi keberlanjutan dan integritas institusi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan pengembangan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tutur Anwar.
Penguatan kualitas sumber daya manusia turut menjadi fokus utama. UWG mendorong percepatan studi lanjut dosen ke jenjang doktoral (S3), baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, dosen juga didorong untuk mengikuti berbagai program sertifikasi guna meningkatkan kompetensi profesional.
“Kemajuan institusi hanya dapat dicapai apabila seluruh komponen bekerja maksimal dalam satu sistem yang saling mendukung. Budaya kerja berbasis kebersamaan dan mutu berkelanjutan menjadi fondasi transformasi tersebut,” ujarnya.
Dalam rangkaian Rapat Terbuka Senat, turut diberikan penghargaan kepada dosen, karyawan, mahasiswa, dan organisasi mahasiswa berprestasi, serta apresiasi bagi doktor baru. Selain itu, dilakukan penyerahan Buku Karya Teknologi UWG sebagai wujud kontribusi inovasi dosen, serta penyerahan simbolis bantuan sosial bagi korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Sementara itu, Ketua YPPI Widya Gama Malang, Mukhtie Fadjar, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar yayasan sebagai fondasi keberlanjutan dan integritas institusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....