Bazis UB Salurkan Beasiswa UKT dan Biaya Hidup kepada 321 Mahasiswa
- 19 Feb 2026 11:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Badan Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) Universitas Brawijaya kembali menyalurkan Beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa. Pada semester genap tahun akademik 2025/2026, total penerima tercatat sebanyak 321 mahasiswa.
Dewan Pengawas Bazis UB, Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, MS, menyampaikan bahwa selama ini Bazis UB konsisten memberikan bantuan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil seleksi dan ketentuan yang berlaku.
“Bazis telah memberikan bantuan UKT maupun biaya hidup kepada mahasiswa yang berhak. Harapannya, bantuan ini dapat memotivasi mereka untuk lulus tepat waktu, berprestasi, serta memiliki iman, akhlak, dan kemampuan akademik yang baik,” ujarnya.
Ia memaparkan, jumlah pendaftar beasiswa pada 2024 mencapai 489 orang. Memasuki tahun akademik 2025/2026, jumlah pendaftar tercatat 382 orang pada semester ganjil dan 436 orang pada semester genap.
Untuk kategori bantuan UKT non-hafiz, penerima tercatat 283 mahasiswa pada semester genap 2024/2025, 294 pada ganjil 2025/2026, dan 278 pada genap 2025/2026. Sementara kategori hafiz dan hafizah masing-masing 102 penerima pada genap 2024/2025, 162 pada ganjil 2025/2026, dan 92 pada genap 2025/2026.
Adapun bantuan biaya hidup diberikan kepada 104 mahasiswa pada genap 2024/2025, 43 mahasiswa pada ganjil 2025/2026, serta 66 mahasiswa pada genap 2025/2026.
Secara keseluruhan, total penerima beasiswa tercatat 327 mahasiswa pada semester genap 2024/2025, 319 mahasiswa pada ganjil 2025/2026, dan 321 mahasiswa pada genap 2025/2026. Dari sisi anggaran, Bazis UB menyalurkan dana sebesar Rp1.108.630.000 pada genap 2024/2025, Rp1.074.880.000 pada ganjil 2025/2026, dan Rp1.069.950.000 pada genap 2025/2026.
Prof. Sholeh menegaskan, seluruh penerima telah melalui proses seleksi ketat, termasuk wawancara untuk memastikan kelayakan dan ketepatan penggunaan dana.
“Kami memastikan penyaluran dilakukan sesuai prosedur. Mahasiswa diwawancarai, ditelusuri latar belakangnya, serta diminta menjelaskan rencana penggunaan dana selain untuk UKT,” jelasnya.
Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med.Sc., menekankan pentingnya integritas dan ketangguhan dalam menghadapi keterbatasan.
“Setiap orang memiliki keterbatasan. Orang yang sukses adalah mereka yang mampu mengatasi permasalahan, dan sering kali permasalahan terbesar berasal dari diri sendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana Bazis dihimpun dari potongan 2,5 persen gaji dosen dan tenaga kependidikan UB yang secara sukarela berkomitmen mendukung kesejahteraan sivitas akademika. Dana tersebut kemudian dikelola serta disalurkan secara akuntabel dan transparan kepada mahasiswa yang membutuhkan.
“Memang yang diberikan mungkin belum mencukupi seluruh kebutuhan. Namun kami berusaha agar manfaatnya tepat sasaran. Tetaplah semangat, jangan menyerah, dan hadapi setiap tantangan dengan optimisme,” pesannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....