Cetak Sejarah, Mahasiswa Indonesia Jadi SFT Global Ambassador

  • 15 Feb 2026 18:10 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Samsung Electronics Indonesia mengumumkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia sebagai salah satu Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia yang untuk pertama kalinya berhasil lolos sebagai SFT Global Ambassador, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai satu dari dua negara di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) yang meraih posisi tersebut.

Keberhasilan Tim Labmino menjadi pengakuan global atas inovasi generasi muda Indonesia yang berangkat dari tantangan nyata di masyarakat dan diterjemahkan menjadi solusi berbasis teknologi yang berdampak, inklusif, dan berkelanjutan.



Melalui inovasi RunSight, solusi wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari secara mandiri dan aman, tim ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat membuka akses yang lebih setara dalam dunia olahraga inklusif.



Tak hanya kompetisi, program Samsung Solve for Tomorrow menjadi perjalanan pembelajaran (learning journey) dalam membentuk kepemimpinan generasi muda Indonesia di tingkat global. Program ini mendorong anak muda untuk mengintegrasikan empati, teknologi, dan dampak sosial dalam satu solusi nyata.

Tim Labmino yang terdiri atas Muhammad Fazil Tirtana, Kaindra Rizq Sachio, Anthony Edbert Feriyanto, dan Ariq Maulana Malik Ibrahim terpilih sebagai salah satu dari sepuluh tim terbaik dunia dan menyandang predikat Global Ambassador SFT.

Perjalanan mereka dimulai sejak tahap awal program, melalui proses panjang dalam mematangkan ide, mengembangkan solusi, hingga membuktikan bahwa inovasi yang dirancang memiliki relevansi dan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi ruang kolaborasi, refleksi, dan penguatan karakter sebagai inovator muda.

Dalam pengembangan RunSight, tim juga menghadapi tantangan untuk menciptakan perangkat yang nyaman, berbiaya rendah (low cost), dan hemat energi. Hal tersebut mendorong mereka mengoptimalkan teknologi AI yang kompleks agar tetap ringan, efisien, dan dapat digunakan saat berlari tanpa mengorbankan performa maupun keamanan pengguna.

“Mengikuti Samsung Solve for Tomorrow adalah perjalanan yang benar-benar mengubah cara kami melihat diri sendiri dan potensi yang kami miliki. Kami sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Indonesia sebagai Global Ambassador,” ujar Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino, Minggu (15/2/2026).

“Bagi kami, ini bukan sekadar memenangkan program, tetapi membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian dapat tumbuh menjadi solusi nyata yang berdampak. Kami berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi besar, berinovasi dengan empati, dan percaya bahwa karya mereka dapat memberi arti bagi banyak orang,” imbuhnya.

Apresiasi juga datang dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, M. Fauzan. Ia menegaskan pentingnya inovasi serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi transformasi bangsa.

“Kami bangga melihat Tim Labmino mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di forum global. Inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi seperti ini menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menjawab tantangan nyata menuju Indonesia Emas 2045. Kami juga mengapresiasi inisiatif Samsung melalui Solve for Tomorrow yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan dan ekosistem inovasi,” kata Fauzan.

Pencapaian Tim Labmino turut mendapat apresiasi dari Samsung sebagai wujud nyata kepemimpinan muda berbasis inovasi. Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Bagus Erlangga, menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan kecerdasan buatan yang bermakna adalah AI yang mampu memberdayakan manusia.

“Kami sangat bangga atas terpilihnya Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia. Perjalanan mereka menjadi contoh bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu menciptakan inovasi berdampak di tingkat global,” katanya.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Samsung melalui program SFT dalam memberdayakan generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta solusi. Program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kepemimpinan, serta keberanian menjawab tantangan sosial melalui inovasi.

Melalui langkah Tim Labmino sebagai SFT Global Ambassador, Indonesia mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa inovasi berbasis empati dan teknologi dapat lahir dari anak bangsa dan memberi dampak global. Samsung pun menyatakan akan terus mendukung generasi muda Indonesia untuk bermimpi lebih besar, berkolaborasi lintas batas, dan memimpin masa depan melalui teknologi yang bermakna.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....