Mahasiswa UM Kembangkan Platform AI, Latihan Wawancara Kerja
- 19 Des 2025 12:14 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Masalah pengangguran tidak semata-mata disebabkan keterbatasan lapangan kerja, tetapi juga rendahnya kesiapan pelamar dalam menghadapi proses rekrutmen. Untuk itu, mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan solusi berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan kesiapan pencari kerja.
Azarya Aditya, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika UM, bersama timnya mengembangkan IntervYou, sebuah platform berbasis AI yang dirancang untuk latihan wawancara kerja sekaligus analisis dan optimasi curriculum vitae (CV).
“Banyak pencari kerja, khususnya generasi muda dan lulusan baru, masih kurang percaya diri dan persiapan saat menghadapi wawancara kerja,” kata Azarya, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, tahap wawancara kerap menjadi tantangan tersendiri karena bersifat menentukan dan sering memicu kecemasan.
“Kondisi tersebut mendorong pengembangan IntervYou sebagai media latihan yang dapat membantu meningkatkan kesiapan mental dan teknis pencari kerja,” ucapnya.
IntervYou memanfaatkan teknologi Generative AI dan Computer Vision untuk menghadirkan simulasi wawancara yang interaktif.
“Melalui fitur AI Interview Session, pengguna dapat berlatih wawancara berbasis suara dengan sistem AI yang dilengkapi analisis gestur dan ekspresi wajah, evaluasi jawaban, serta rekomendasi pengembangan diri yang disesuaikan dengan profil pengguna,” kata dia.
Selain simulasi wawancara, platform ini juga menyediakan fitur CV Builder, Cover Letter Generator, serta CV Analysis & Optimization. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyusun dokumen lamaran secara otomatis, memperoleh kecocokan dengan lowongan kerja, serta mengoptimalkan CV agar sesuai dengan sistem Applicant Tracking System (ATS).
“Sejauh ini, respons pengguna positif, terutama dalam membantu mengurangi kecemasan saat menghadapi wawancara kerja,” tuturnya.
Pengembangan platform ini juga mendapat dukungan dari lingkungan akademik UM serta sejumlah mitra eksternal, termasuk program pengembangan startup dan kerja sama dengan lembaga pendidikan vokasi di Jawa Timur.
Ke depan, Azarya berharap IntervYou dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda.
“Pemanfaatan kecerdasan buatan diharapkan menjadi alat bantu pengembangan sumber daya manusia, bukan pengganti peran manusia itu sendiri,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....