Mahasiwa ITN Malang Ajari Warga Sumberejo Batu Bikin Teh Herbal Daun Seledri
- 15 Mar 2023 15:23 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengembangkan daun seledri sebagai teh herbal. Temuan ini pun dibagikan oleh kelompok mahasiswa dalam Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) pada warga Desa Sumberejo Kota Batu sebagai daerah penghasil sayuran.
Salah satu anggota kelompok yang mengembangkan teh daun seledri ini adalah Valerie Alpenada. Bahkan Valerie dan dua temannya Faidlyah Nilna dan Frisca melakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh suhi dan metode pengeringan terhadap kualitas teh daun seledri.
Valerie mengungkapkan, latar belakang ide pembuatan teh daun seledri ini karena di Desa Sumberejo sebagai penghasil sayur kerap menghasilkan limbah sayur yang tak laku dijual.
“Kami lihat di desa itu komoditas paling banyak adalah sayur-sayuran. Mereka merugi jika tidak terjual. Lalu kami ajarkan masyarakat disana untuk mengolah seledri dikeringkan menjadi teh herbal,” kata Valerie, Rabu (15/3/2023).
Selain karena potensi di desa itu, pemilihan komoditas daun seledri sebagai teh herbal karena seledri mengandung senyawa antioksidan dan flavonoid yang tinggi, sehingga berguna unruk mengurangi tekanan darah tinggi.
“Selain mengajarkan cara membuat teh, kmi juga fokus mengajarkan soal bagaimana metode yang tepat untuk mengeringkan daun seledri. Tujuan proses pengeringan ini untuk memperpanjang umur simpan seledri dan mengurangi kandungan air dalam bahan, sehingga menghambat pertumbuhan mikroba atau reaksi lain,” ungkapnya.
Ada sejumlah metode pengeringan yang ditemukannya, yakni menggunakan sinar matahari, oven, dan alat bernama dehidrator. Dari ketiga metode itu, pengeringan menggunakan dehidrator yang paling efektif.
“Namun karena harga alat dehidrator ini relatif mahal, maka warga desa Sumberejo sementara ini melakukan pengeringan tradisional menggunakan sinar matahari,” kata dia.
Untuk menambah variasi rasa, teh herbal seledri diberi campuran daun salam. Ia pun memastikan bahwa rasa khas seledri ketika dikeringkan dan diseduh dalam teh tak akan terasa kuat. Tehnya dikemas dalam pouch atau menjadi teh celup.
“Setelah dikeringkan baunya berkurang, saat ini masyarakat sudah mengaplikasikan dengan memproduksi sendiri. Bahkan teh daun seledri juga sudah digunakan sejumlah hotel di sekitar Desa Sumberejo sebagai welcome drink, dan banyak tamu yang suka” ujar wisudawan terbaik Teknik Kimia dalam wisuda ke-69 periode I tahun 2023 di ITN Malang ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....