Pemkot Pasuruan Salurkan Bansos Modal Usaha untuk Ratusan Wanita Rawan Ekonomi

  • 29 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Sosial menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), sebagai upaya meningkatkan taraf hidup sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penyerahan stimulus ekonomi tersebut dilakukan secara langsung kepada para penerima manfaat di Kantor Dinas Sosial Kota Pasuruan, Selasa (29/9/2026).

Kepala Dinas Sosial Ir. Yudie Andi Prasetya menjelaskan bahwa Bantuan Sosial ini diberikan kepada wanita yang rawan terdampak sosial atau perempuan yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga.

"Program ini sesuai instruksi dari Bapak Wali Kota terkait pengentasan kemiskinan. Penanganan kemiskinan tidak cukup hanya memberikan bantuan pangan yang bersifat konsumtif, tetapi juga harus disertai dukungan modal agar usaha kecil penerima manfaat bisa lebih berkembang dan mandiri," ujar Kadinsos, Selasa (29/9/2026).

Dijelaskan, dari total pagu awal sebanyak 126 calon penerima, proses verifikasi dan validasi (verval) menetapkan sebanyak 114 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dinyatakan memenuhi syarat. Sementara itu, 12 nama lainnya tidak lolos karena kendala desil, tidak memiliki rintisan usaha, atau telah pindah domisili.

Bantuan yang bersumber dari anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini diberikan dalam bentuk modal senilai Rp2,5 juta per Keluarga Penerima Manfaat. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk belanja peralatan pendukung usaha, seperti perbaikan atau pembuatan rombong jualan, guna menunjang keberlangsungan usaha mereka.

Yudhi memaparkan penyaluran bantuan untuk total 114 KPM ini dibagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama disalurkan hari ini kepada 85 KPM yang tersebar di empat kecamatan se- Kota Pasuruan. Rinciannya meliputi Kecamatan Panggungrejo sebanyak 31 KPM, Gadingrejo 23 KPM, Purworejo 19 KPM, dan Bugul Kidul 12 KPM.

"Pada tahap kedua nantinya menyasar 29 KPM sisanya yang dijadwalkan cair pada sekitar bulan November mendatang setelah menunggu proses Perubahan Anggaran Keuangan (PAK)," kata Yudhi.

Melalui stimulus modal usaha ini, Pemkot Pasuruan berharap pendapatan para penerima manfaat dapat meningkat secara produktif sehingga mereka mampu mandiri dan keluar dari garis kemiskinan.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat asal Kecamatan Panggungrejo, Siti Fatimah (55), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Perempuan yang sehari-hari berdagang peracangan, sayur, dan ayam potong ini akan memanfaatkan dana tersebut untuk memperbaiki tempat berjualan.

"Alhamdulillah, sangat senang. Kata pendamping, bantuan ini harus dibelikan alat penunjang, bukan bahan baku. Diibuat seperti meja, buat tatakan potong ayam itu. Terus tempatnya ikan, tempatnya sayur, gitu," kata Siti.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah peduli terhadap keberlangsungan usaha mikro. "Terima kasih kepada Pemkot Pasuruan, Bapak Wali Kota, dan Dinsos. Semoga diberikan keberkahan," tuturnya. (Firman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....