Warga Pasuruan Sambut Antusias Pasar Murah
- 23 Nov 2025 19:36 WIB
- Malang
KBRN, Pasuruan : Ratusan warga Kota Pasuruan antusias memadati halaman Kantor Kelurahan Mayangan untuk menghadiri kegiatan Pasar Murah dalam rangka Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Tahun 2025, Minggu (23/11/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pasuruan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah. Berbagai komoditas pangan berkualitas tersedia dengan harga terjangkau, jauh di bawah harga pasar.
Pantauan dilokasi, pasar murah dimulai sejak pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi). Kedatangan Keduanya di lokasi disambut hangat warga Mayangan yang sudah antre di lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah dan Mas Adi secara simbolis juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga lanjut usia.
Di sela - sela pembagian, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya pasar murah sebagai langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga. Terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
“Pasar murah ini untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat. Ini bagian dari upaya menekan inflasi di berbagai daerah,” ujar Khofifah.
Warga terlihat tertib mengambil nomor antrean untuk mendapatkan sembako murah. Momen ini menjadi puncak acara sebelum panitia memulai pemanggilan nomor antrean untuk pembelian sembako secara massal. Berbagai produk pangan tersedia dengan harga subsidi, antara lain Beras SPHP Medium Bulog (5 Kg): Rp 55.000, Beras Cetar Premium (5 Kg): Rp 72.000, Minyak Goreng Kita (1 Liter): Rp 15.000, Gula Pasir Raja Gula (1 Kg): Rp 16.000, Telur Ayam Ras (1 Kg): Rp 24.000, Tepung Terigu Segitiga (1 Kg): Rp 10.000, Bawang Merah (250 gr): Rp 8.000, Bawang Putih (250 gr): Rp 7.000.
Kegiatan yang melibatkan Dinas Sosial dan Disperindag Provinsi Jawa Timur serta Kota Pasuruan ini berlangsung kondusif hingga berakhir pada pukul 16.00 WIB. Kehadiran pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas harga pangan menjelang natal dan akhir tahun.
Siti (55) salah seorang warga Mayangan mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
"Pasar murah ini sangat membantu kami, harganya lebih hemat. Terima kasih kepada Ibu Gubernur dan Bapak Wali Kota," tandasnya. (Firman Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....