Dukung Ekoteologi Kemenag, Pemkot Pasuruan Tanam Matoa

  • 20 Nov 2025 17:11 WIB
  •  Malang

KBRN, Pasuruan : Sebagai bagian dari delapan Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama (Kemenag), nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup diwujudkan melalui implementasi program Ekoteologi.

Hal ini diwujudkan dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80 di Kota Pasuruan.

Sinergi dan kolaborasi antara Kemenag Kota Pasuruan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Pemerintah Kota Pasuruan menggelar kegiatan penanaman pohon dan dialog kerukunan umat beragama bertajuk “Hijaukan Kotaku, Hijaukan Bumiku,” pada Kamis (20/11/2025) berlangsung di Gereja Bukit Zaitun, Kota Pasuruan.

Aksi simbolis penanaman pohon matoa dilakukan oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, H. M. Nawawi, S.Kom, MM (Mas Nawawi), bersama perwakilan tokoh lintas agama di lingkungan Gereja.

Tampak hadir pula, Perwakilan Kemenag Kota Pasuruan, Ketua FKUB, Plt. Kepala Bakesbangpol Kota Pasuruan, Camat Panggungrejo serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Mas Nawawi menyampaikan apresiasi tinggi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi ini dalam menjaga kondusivitas kota.

"Kami atas nama Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kegiatan hijaukan kotaku, hijaukan bumiku dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama," ujar Mas Nawawi.

Dengan semangat gotong royong dan toleransi, lanjut dia, gerakan ini diharapkan menjadi contoh konkret bahwa kerukunan juga dapat berkontribusi besar terhadap pembangunan dan pelestarian alam.

Mas Nawawi juga secara khusus memuji peran FKUB yang dinilai berhasil menjaga keharmonisan, yang tercermin dari indeks harmoni sosial Kota Pasuruan yang sangat baik.

"Kita baru saja mendapat penghargaan indeks harmoni. Di Kota Pasuruan, hubungan sosial masyarakat sangat terasa guyub rukun berkat peran semua stakeholder," tambahnya.

Menyikapi dinamika sosial, terutama arus informasi yang cepat di media sosial, Mas Nawawi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi.

"Jika ada hal-hal dari medsos atau kegiatan lain yang membuat masyarakat gagal paham, mari kita selesaikan bersama dan cari jalan keluarnya," ajaknya.

Mengakhiri sambutannya, Mas Nawawi menaruh harapan besar agar kegiatan positif semacam ini terus berlanjut. Ia juga menekankan fokus pemerintah daerah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan masa depan.

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kota Pasuruan, Drs. Makmur Salim menekankan pentingnya kerukunan dalam menjaga alam. la meyakini bahwa seluruh ajaran agama mengajarkan manusia untuk merawat ciptaan tuhan.

"Kerukunan bukan hanya tentang hubungan antar manusia tetapi juga hubungan manusia dengan alam. Kegiatan ini sebagai langkah mulia, semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan menginspirasi masyarakat luas," pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya Kota Pasuruan yang lebih hijau, sejuk, dan berkelanjutan. (Firman Maulana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....