Pemkot Pasuruan Ajak Ratusan Perempuan Deteksi Perangi Kanker

  • 27 Okt 2025 19:40 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan, melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, menggelar Seminar Penguatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara bertajuk "SI DIVA" atau Siap Deteksi IVA Bersama PKK, Senin (27/10/2025).

Digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, acara ini diikuti oleh 230 peserta perempuan dari berbagai elemen, termasuk pengurus GOW, Perwosi, IWAPI, Persit, Bhayangkari, PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Pasuruan, serta perwakilan organisasi Aisiyah dan Muslimat Kota Pasuruan.

Seminar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan perempuan terkait ancaman kanker.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk memberdayakan kaum perempuan agar lebih peka terhadap kesehatan tubuh mereka.

"Kami ingin menekankan kembali pentingnya kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker," ujar dr. Shierly.

dr. Shierly memaparkan berdasarkan Data dari Pusat Observasi Kanker Global (Globocan) tahun 2024 menunjukkan ancaman kanker di Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Kanker payudara dan kanker serviks masih menempati urutan teratas sebagai jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan.

Secara spesifik di Kota Pasuruan, terdapat 84 kasus kanker payudara dengan proporsi kematian mencapai 77%, serta 36 kasus kanker serviks dengan proporsi kematian 50,3%.

"Mirisnya, Globocan juga melaporkan bahwa setiap satu jam, satu perempuan di Indonesia meninggal akibat kanker serviks, di mana 70% penderita baru terdeteksi pada stadium lanjut," imbuh dr. Shierly.

Untuk mengatasi masalah ini, seminar memberikan edukasi tentang gejala awal, faktor risiko, cara pencegahan, dan pemeriksaan mandiri (SADARI). Selain itu, juga mendorong partisipasi aktif dalam pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) yang tersedia gratis di seluruh puskesmas di Kota Pasuruan.

Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo (Bunda Ani), menegaskan pentingnya pemeriksaan sejak dini.

“Program IVA test gratis ini merupakan tahun keempat yang diselenggarakan oleh TP PKK. Kami ingin seluruh perempuan memanfaatkan layanan ini," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa deteksi dini sangatlah penting untuk mencegah keterlambatan penanganan yang menjadi penyebab utama kematian.

Seminar yang menghadirkan dr. Rudy, Sp.OG dari Graha Sehat Medika Kraton sebagai narasumber ini juga menyoroti beberapa penyebab rendahnya partisipasi dalam deteksi dini, seperti kurangnya pengetahuan, ketakutan, stigma, dan kurangnya dukungan keluarga, terutama dari suami.

Bunda Ani berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan reproduksi, serta mendorong peran penting keluarga dalam mendukung pemeriksaan dini.

"Dukungan keluarga, terutama suami, juga sangat dibutuhkan agar deteksi dini kanker bisa berjalan optimal," pungkasnya.

Dengan sinergi dari berbagai pihak dan komitmen yang kuat, Pemkot Pasuruan optimis dapat meningkatkan kesadaran perempuan dan menekan angka kematian akibat kanker di wilayah Kota Pasuruan. (Firman Maulana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....