Pemkot Pasuruan Gelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda
- 13 Okt 2025 13:58 WIB
- Malang
KBRN, Pasuruan : Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan ekonomi global dengan menggelar Pelatihan Kewirausahaan Kepemudaan 2025 di Ruang Pertemuan PKK pada Senin (13/10/25).
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Diikuti oleh perwakilan pemuda pilihan dari 34 kelurahan, pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi).
Dalam sambutannya, Mas Adi menekankan peran krusial Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai jangkar perekonomian daerah.
"Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh sektor UMKM karena punya kekuatan yang besar untuk ekonomi kerakyatan," ujar Mas Adi.
Mas Adi menjelaskan, daya tahan UMKM berasal dari kekuatan ekonomi kerakyatan dan daya beli masyarakat. Di tengah derasnya arus globalisasi dan pasar bebas, di mana produk-produk luar negeri membanjiri pasar lokal, penguatan sektor kerakyatan menjadi sebuah keharusan.
"Kalau kita tidak menguatkan jangkar ekonomi kita, utamanya di sektor rakyat, maka akan sulit bersaing," tegasnya.
Secara spesifik, Mas Adi menyoroti potensi besar sektor ekonomi kreatif dan kuliner di Kota Pasuruan. Ia menyatakan bahwa sektor ini menjadi penyerap tenaga kerja yang signifikan.
"Maka penting bagi kita untuk terus memperkuat sektor ini agar ekonomi rakyat semakin maju," tambahnya.
Pelatihan kewirausahaan ini dinilai Mas Adi sebagai investasi jangka panjang yang strategis. Dengan menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, generasi muda dipersiapkan untuk menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.
"Inilah cara kita menjaga agar bonus demografi menjadi kekuatan nyata bagi kemajuan ekonomi Kota Pasuruan," jelas Mas Adi.
Pelatihan ini bukan sekedar transfer ilmu, tetapi juga menumbuhkan mentalitas inovatif dan adaptif di kalangan pemuda. Sebagai bentuk dukungan nyata, Disparpora telah menyediakan berbagai wadah bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk mereka, seperti dalam kegiatan car free night atau pagelaran.
“Hal ini memberikan kesempatan bagi para peserta pelatihan untuk langsung memasarkan hasil kreasi mereka dan berinteraksi dengan konsumen,” kata dia.
Dengan sinergi antara pemerintah dan para pemuda, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pendapatan per kapita serta memperkuat fondasi ekonomi rakyat di Kota Pasuruan.
Aksi nyata ini menjadi langkah inspiratif yang membuktikan bahwa pemuda adalah kunci masa depan ekonomi, bukan hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi kemajuan kota secara keseluruhan. (Firman)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....