Wali Kota Pasuruan Paparkan Verifikasi Lanjutan KKS 2025
- 19 Agt 2025 17:58 WIB
- Malang
KBRN, Pasuruan : Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menyampaikan paparan inovasi dan capaian Kota Pasuruan dalam sembilan tatanan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) pada kegiatan Verifikasi Lanjutan KKS Tingkat Nasional Tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (19/8/2025) di Ruang Rapat Unsur Sekretariat Daerah Kota Pasuruan secara hybrid bersama tim verifikator pusat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua Tim Penggerak PKK, serta Forum Kota Sehat.
Dalam paparannya, Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pasuruan untuk terus menghadirkan inovasi demi mewujudkan kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat.
"Berbagai inovasi telah kami jalankan, mulai dari transformasi Posyandu ILP untuk memperkuat layanan kesehatan keluarga, gerakan Grebek Stunting, hingga inovasi kesehatan seperti Gardu Siaga Jaring TBC, Gerilya Merdeka untuk imunisasi digital, dan Grendel DBD dalam pencegahan demam berdarah," ungkap Mas Adi, sapaan akrabnya.
Pada tatanan permukiman dan lingkungan, Kota Pasuruan telah melaksanakan program bedah rumah, pembangunan MCK, pengelolaan sampah melalui TPS 3R dan Bank Sampah Unit, gerakan Bajak Desa (Bayar Pajak dengan Sampah), program Jati Apung (Kerja Bakti Menata Kampung), hingga edukasi pengelolaan sampah lewat Lisa Bunga.
Tidak hanya itu, capaian lain juga ditunjukkan melalui penerapan sekolah Adiwiyata di bidang pendidikan, revitalisasi pasar, penerapan K3 di perusahaan, pengembangan pariwisata sejarah, religi, dan budaya, penataan transportasi melalui Kawasan Tertib Lalu Lintas, program Rumah Hebat Disabilitas dan Ruang Harapan Anak Hebat dalam perlindungan sosial, hingga penguatan regulasi penanggulangan bencana di daerah.
Menutup paparannya, Mas Adi menyampaikan apresiasi kepada tim verifikator pusat atas catatan dan masukan yang diberikan.
"Catatan dari tim verifikator menjadi hal penting dan akan segera kami tindak lanjuti. Harapannya, Kota Pasuruan dapat meraih predikat Kota Sehat sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.(Rahmad)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....