Masa Tunggu Haji di Kota Probolinggo Masih 26 Tahun, Kuota 2027 Diperkirakan Naik

  • 28 Jun 2026 10:15 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Masyarakat Kota Probolinggo yang ingin menunaikan ibadah haji reguler masih harus bersabar. Saat ini, masa tunggu keberangkatan haji bagi pendaftar baru diperkirakan mencapai sekitar 26 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Didik Heriadi, mengatakan calon jemaah yang mendaftar haji reguler tidak dapat langsung berangkat karena harus menunggu sesuai antrean nasional.

"Kota Probolinggo mengikuti ketentuan Jawa Timur. Saat ini masa tunggu bagi pendaftar haji reguler sekitar 26 tahun," kata Didik, Sabtu (28/6/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya masa tunggu haji di Kota Probolinggo sempat mencapai sekitar 35 tahun. Namun, setelah dilakukan penyesuaian sistem pemerataan antrean secara nasional, waktu tunggu berkurang menjadi sekitar 26 tahun.

Terkait jumlah calon jemaah yang telah memiliki nomor porsi, Didik mengaku tidak dapat memastikan karena seluruh data pendaftaran dan antrean dikelola secara nasional melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Meski demikian, ia memperkirakan kuota jemaah haji asal Kota Probolinggo pada tahun 2027 akan mengalami peningkatan. Jika pada 2025 kuota hanya sekitar 200 orang dan pada 2026 menjadi 312 jemaah, maka tahun depan diproyeksikan dapat mencapai sekitar 400 jemaah.

"Tahun ini ada 312 jemaah. Insyaallah tahun depan diperkirakan sekitar 400 jemaah bisa berangkat, melihat perkembangan kuota dan urutan porsi yang ada," ujarnya.

Didik menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah terus mengupayakan penambahan kuota haji Indonesia, termasuk dengan memanfaatkan kuota yang tidak terserap dari negara lain. Menurutnya, sejumlah negara tidak menggunakan seluruh kuota haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi karena jumlah umat Islam di negara tersebut lebih sedikit dibandingkan Indonesia.

Ia berharap kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang terus meningkatkan kapasitas pelayanan dan fasilitas penyelenggaraan ibadah haji dapat berdampak pada bertambahnya kuota bagi Indonesia, sehingga masa tunggu keberangkatan jemaah haji juga semakin pendek.

"Harapannya kuota Indonesia terus bertambah sehingga masa tunggu masyarakat untuk berangkat haji bisa semakin berkurang," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....