Jamaah Haji Asal Probolinggo Wafat di Tanah Suci, Sempat Jalani Perawatan Intensif

  • 14 Mei 2026 21:58 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Kabar duka datang dari jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo. Seorang jamaah haji bernama Asraf Bin Sudami (65), warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 02.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhum tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 dan merupakan anggota KBIHU NU Barat Kabupaten Probolinggo. Ia diketahui masuk dalam kategori jamaah risiko tinggi (risti) sedang atau istithaah dengan pendampingan obat, karena memiliki riwayat penyakit kencing manis dan kolesterol.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait wafatnya jamaah asal Kecamatan Bantaran tersebut.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari Indonesia Medical Mission, almarhum mulai mengalami gangguan kesehatan sejak 11 Mei 2026 dan sempat dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz dengan keluhan sesak napas dan demam.

“Pada pagi hari kondisi beliau juga mengalami penurunan kesadaran sehingga dokter menyarankan rujukan ke rumah sakit di Arab Saudi,” ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, almarhum langsung mendapatkan penanganan medis intensif dan dirawat di ruang ICU. Pada 12 Mei 2026, pasien dipasang ventilator akibat mengalami gagal napas.

Namun, kondisi kesehatan almarhum terus mengalami penurunan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 14 Mei 2026 pukul 02.30 WAS.

“Pada 13 Mei 2026 kondisi almarhum semakin memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Meski sempat menjalani perawatan intensif, almarhum sebelumnya telah melaksanakan umrah wajib satu kali sekitar tujuh hari sebelum wafat,” jelasnya.

Ervin menambahkan, seluruh proses administrasi kematian telah ditangani oleh petugas di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Istri almarhum yang turut mendampingi ibadah haji juga telah melihat jenazah serta mengikuti prosesi salat jenazah di Masjidil Haram, Makkah.

“Petugas sudah mengurus seluruh administrasi dan istri almarhum juga telah mengikuti salat jenazah di Masjidil Haram,” terangnya.

Terkait hak ibadah haji almarhum, proses badal haji akan dilaksanakan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Sementara barang bawaan berupa koper besar dan kecil akan tetap diserahkan kepada istrinya yang berangkat bersama almarhum.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

“Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....