Panduan Daftar Barang Haji 2026 yang Harus Disiapkan

  • 13 Apr 2026 14:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Menjelang musim keberangkatan haji 2026, calon jemaah diimbau mempersiapkan barang bawaan secara matang agar perjalanan ibadah berjalan lancar. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa kesiapan logistik menjadi salah satu faktor penting selain kondisi fisik dan mental.

Mengacu pada Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah 1447 H/2026 M, terdapat sejumlah barang penting yang wajib dibawa oleh jemaah. Di antaranya dokumen utama seperti paspor, visa haji, bukti pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), serta kartu BPJS. “Dokumen ini harus disimpan di tempat aman dan mudah dijangkau karena akan sering digunakan,” jelasnya, Senin (13/4/2026)

Selain dokumen, jemaah juga diminta menyiapkan perlengkapan pribadi secukupnya, seperti pakaian harian dan seragam batik nasional sebagai identitas jemaah Indonesia. Kebutuhan lain seperti obat-obatan pribadi juga perlu dibawa, terutama bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu. “Obat sebaiknya ditempatkan di tas kabin agar mudah diakses saat diperlukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan adanya aturan ketat terkait barang bawaan. Jemaah dilarang membawa benda berbahaya seperti bahan peledak, zat kimia berbahaya, serta barang mudah terbakar. Selain itu, produk beraroma menyengat seperti durian dan terasi juga tidak diperbolehkan. “Jika ditemukan barang terlarang, koper dapat dibongkar oleh petugas keamanan,” tegasnya.

Untuk barang tertentu, terdapat ketentuan khusus. Power bank wajib dibawa di tas kabin dengan kapasitas maksimal 20.000 mAh dan jumlah terbatas. Sementara rokok diperbolehkan maksimal 200 batang per orang. “Barang bawaan harus sesuai aturan agar tidak menimbulkan kendala saat pemeriksaan di bandara,” tambahnya.

Jemaah juga diimbau tidak menerima titipan barang dari pihak lain guna menghindari risiko hukum. Selain itu, proses pengemasan disarankan dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan agar lebih teliti dan tidak terburu-buru. “Pastikan semua kebutuhan sudah lengkap dan sesuai ketentuan agar ibadah haji dapat dijalani dengan aman dan khusyuk,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....