Kunci Ibadah Haji Lancar: Jaga Kesehatan sejak Awal

  • 07 Apr 2026 21:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Persiapan ibadah haji tidak hanya soal kesiapan dana dan dokumen, tetapi juga kedisiplinan dalam menjaga kesehatan sejak jauh hari. Calon jemaah diingatkan bahwa latihan fisik tidak harus berat, namun harus dilakukan secara konsisten. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki selama 15–30 menit setiap hari dinilai efektif untuk melatih daya tahan tubuh, karena menyerupai aktivitas tawaf dan sa’i yang membutuhkan stamina.

Selain latihan fisik, kemampuan beradaptasi terhadap cuaca panas juga menjadi hal penting. Mengingat kondisi di Arab Saudi jauh lebih terik dibanding Indonesia, calon jemaah dianjurkan mulai membiasakan diri beraktivitas di pagi hingga menjelang siang. Mereka juga diimbau untuk memperbanyak konsumsi air putih serta mengurangi minuman berkafein guna mencegah dehidrasi selama menjalankan ibadah.

Di sisi lain, aspek medis tidak boleh diabaikan. Mengacu pada anjuran Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (7/4/2026) vaksinasi menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi, seperti meningitis dan COVID-19, serta vaksin tambahan seperti influenza dan pneumokokus bagi jemaah dengan risiko tinggi. Bagi yang memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung, kondisi kesehatan harus dipastikan stabil dengan rutin mengonsumsi obat dan melakukan kontrol ke dokter.

Tak kalah penting, calon jemaah juga diminta menyiapkan obat pribadi dan perlengkapan P3K, menjaga pola makan seimbang, serta mencukupi waktu istirahat sekitar 6–8 jam per hari. Dukungan keluarga juga berperan sebagai pengingat sekaligus penopang kondisi mental agar tetap stabil. Pada akhirnya, kunci utama terletak pada konsistensi dan disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat. Dengan persiapan yang matang, jemaah diharapkan mampu menjalankan ibadah haji dengan lancar dan meraih hasil yang maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....