Dinkes: 60 Persen CJH Kota Malang Sudah Istitoah

  • 19 Mei 2025 20:37 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Sebanyak 60 persen dari 1.102 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Malang dinyatakan telah memenuhi syarat istitoah atau mampu secara fisik dan kesehatan untuk menunaikan ibadah haji. Sisanya dinyatakan istitoah dengan pendampingan, baik berupa obat-obatan, alat kesehatan, maupun anggota keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa pendampingan tersebut telah dirancang sebagai bagian dari persiapan keberangkatan CJH. Tujuannya, agar seluruh jemaah dapat menjaga kebugaran selama masa tunggu.

“Yang tetap istitoah tetap menjadi kriteria utama. Namun yang memerlukan pendampingan, sudah kami siapkan solusinya. Harapannya, semua jemaah dalam masa tunggu bisa menjaga kesehatan dan siap berangkat,” jelasnya, Senin (19/5/2025)

Dinkes juga memastikan bahwa jemaah yang sudah direkomendasikan dokter keluarga, Puskesmas, maupun rumah sakit untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu harus disiplin menjalankannya. Evaluasi terakhir akan dilakukan di Asrama Haji Surabaya sebelum keberangkatan.

“Di asrama nanti akan dievaluasi akhir apakah layak terbang atau tidak. Kalau tidak layak terbang, maka tidak bisa melanjutkan perjalanan,” tambah Husnul.

Jadwal keberangkatan jemaah haji asal Kota Malang dimulai pada 23 Mei 2025 untuk Kloter 76 dan 77. Sementara Kloter 80 dan 81 diberangkatkan pada 24 Mei bersama jemaah dari Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Terkait kekosongan jabatan karena keberangkatan Kepala Dinkes ke Tanah Suci, Husnul menyebutkan telah ada sistem penunjukan Pelaksana Tugas (Plt). Penunjukan Plt akan dilakukan menjelang keberangkatan, yakni sekitar 22 Mei.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....