Terjebak Asap Pembakaran Daun Tebu Kering, Petani Tebu Blitar Meninggal
- 29 Mei 2026 01:15 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Seorang petani tebu di Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia di area ladang tebu bekas terbakar di Dusun Sumberglagah, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Selasa (26/5/2026) petang.
Korban diduga kehabisan oksigen akibat kepulan asap tebal saat membakar daun tebu kering atau daduk.
Korban diketahui berinisial S (65), warga Dusun Sumberglagah, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 17.30 WIB di ladang tebu miliknya yang berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak pagi sekitar pukul 07.30 WIB korban berangkat ke ladang dengan membawa sabit dan alat penggaruk atau kerek untuk membersihkan area kebun tebu.
Namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang ke rumah. Kondisi itu membuat istri korban khawatir dan meminta bantuan tetangga serta kerabat untuk melakukan pencarian.
Sekitar pukul 17.30 WIB, saksi menemukan korban sudah tergeletak dalam kondisi meninggal dunia di area ladang tebu yang sebelumnya dibakar.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Wonotirto. Petugas gabungan dari Polsek Wonotirto, Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar, serta tenaga kesehatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat kekurangan oksigen setelah terjebak kepulan asap tebal saat membakar daun tebu kering.
"Korban diduga kehabisan oksigen akibat asap tebal pembakaran daduk tebu," ujar Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni, Rabu (27/5/2026).
Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga dan para saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas yang diduga memperparah kondisi saat berada di tengah kepulan asap.
Hingga kini, Polres Blitar masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta pihak keluarga guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....