Alternatif dapat Cuan dari Bermain Game
- 14 Jul 2024 15:48 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Bermain game di smartphone dan menghasilkan uang seperti yang diiklankan banyak developer, mungkin bisa dikatakan sekedar pancingan. Logikanya adalah, developer akan bangkrut jika sudah bersusah payah membuat game, kemudian harus memberi uang pada para penggunanya.
"Sederhananya begitu, malah para pemain yang harus keluar duit untuk upgrade atau beli item," demikian dikatakan Yusi Tarianto, salah satu pendiri komunitas Tekken Malang pada RRI, Minggu (14/7/2024).
Ia tak menampik pernyataan bahwa menjadi gamer profesional bisa menghasilkan uang. Namun hal tersebut tidak bisa didapatkan dengan instan.
Senada dengan itu, founder Cross Gathering Malang, Eko Gunawan juga mengatakan, bukan tak mungkin mendapatkan cuan dari bermain game.
"Bisa tapi yang realistis, misal jadi atlet ESports, belajar dengan serius lalu ikuti kompetisi. Hadiahnya kan memang lumayan, apalagi kalau event skala besar," katanya.
Expert gamer yang juga seorang pengusaha tersebut menyebutkan alternatif lain, yakni menjadi joki untuk game online, atau melakukan streaming saat bermain game.
"Jadi joki itu juga lumayan, tapi memang harus sedia banyak waktu. Sementara untuk menjadi konten kreator, ya lihat juga skillnya, memang kebanyakan nggak usah sampai expert seperti para atlet ESports, cukup di atas rata-rata saja sudah boleh sih, biasanya yang penting adalah dia bisa menghibur penonton," lanjutnya.
Para senior game fighting itu juga menilai, bahwa peluang menghasilkan uang dari bermain game memang ada. Namun mereka tak menyarankan hal tersebut menjadi pekerjaan, jika tidak benar-benar siap.
"Perjalanan jadi atlet ESports itu panjang, kalau ingin cuan besar juga kelasnya harus yang tinggi. Jadi semua tergantung niatnya juga. Kalau memang dirasa itu menjadi keahlian utama, ya harus fokus," ujar Eko.
"Yang jelas ada konsekuensi dari tiap keputusan. Di antara kami yang ratusan orang ini, hanya beberapa saja yang benar-benar master, itupun belum ada yang menembus kejuaraan dunia," tambah Yusi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....