Keseruan Puluhan Content Creator Belajar Sejarah di Museum Panji

  • 10 Okt 2022 19:15 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Legenda Panji lekat dengan sejarah Malang. Untuk itu, keberadaan museum Panji di Tumpang Kabupaten Malang menjadi destinasi wisata edukasi. Museum ini membawa konsep pertunjukan seni Topeng Malangan dalam cerita Panji yang ditujukan untuk memperkenalkan jenis budaya lokal dan menceritakan legenda kisah Panji.

Kisah sejarah dalam museum itulah menjadi daya tarik tersendiri, bahkan cocok untuk dijadikan konten untuk disajikan di media sosial. Untuk itu, masyarakat yang tergabung dalam komunitas content creator dan masyarakat umum membuat konten sekaligus belajar sejarah di museum ini.

"Ini merupakan rangkaian terakhir dari program Con.Create yang kami selenggarakan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang," kata CEO Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co), Andina Paramitha, Senin (10/10/2022).

Dalam kegiatan tersebut, 32 peserta diajak untuk belajar sejarah terkait panji yang dikemas berbeda. Para peserta diajak bermain Archeological Games.

Bahkan, peserta yang bertugas menjadi kepala kelompok harus menggunakan baju Indiana Jones, seolah mereka menikmati petualangan dan menyelesaikan misi dalam museum bersejarah itu.

"Peserta diminta untuk menemukan potongan peta yang nantinya akan disusun berbentuk puzzle. Mereka akan berkeliling Museum Panji untuk menemukan clue untuk menyelesaikan misi tersebut," ungkapnya.

Game tersebut, merupakan game yang menyelipkan terkait pemahaman terkait sejarah Panji yang nantinya juga bisa dibuat sebagai bahan konten. Tak hanya itu, antar peserta juga bisa sharing experience dalam pembuatan konten.

"Bisa saling belajar untuk upgrade skill dan menambah kreativitas," kata perempuan yang akrab disapa Andien ini.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan adanya penyerahan sertifikat secara simbolis dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malang.

"Ada penyerahan sertifikat yang menandakan bahwa mereka telah resmi bergabung di komunitas konter kreator di bawah naungan Disbudpar Kabupaten Malang," tandasnya.

Sementara itu, Pendiri Museum Panji, Dwi Cahyono berharap, kegiatan tersebut bisa membantu komunitas konten kreator untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Malang.

"Saya berharap, mudah-mudahan komunitas konten kreator ini bisa membantu menggabungkan pariwisata di Kabupaten Malang, utamanya wisata sejarah," pungkas Dwi.

Dalam museum ini, terdapat diorama yang menggambarkan perang antar pasukan Ken Arok dan Kerajaan Kediri yang terjadi pada tahun 1222, yang dikenal dengan 'Perang Ganter'. Sang pendiri, Dwi Cahyono menggambarkan kondisi perang seperti nyata. Dengan menggali kontur tanah sebesar 3,5 meter.

Selain diorama Perang Ganter, dalam museum tersebut juga ada koleksi benda-benda antik. Seperti kendi yang berusia ratusan tahun, gerabah dan Kerajaan Majapahit, wayang-wayangan dan aneka jenis celengan untuk menabung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....