Herspeak Buka Ruang Aman Perempuan Berlatih Bahasa Inggris

  • 06 Okt 2026 15:16 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Belajar bahasa Inggris tidak selalu harus berlangsung dalam suasana formal. Herspeak hadir sebagai komunitas yang menyediakan ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, khususnya kemampuan berbicara, melalui suasana yang nyaman, santai, dan suportif.

Salah satu penggerak Herspeak, Rina, mengatakan komunitas tersebut berawal dari keresahan mengenai kebutuhan untuk lebih sering mempraktikkan percakapan dalam bahasa Inggris. Menurutnya, kemampuan fluency dan pronunciation tidak cukup hanya dipelajari melalui teori, tetapi perlu diasah dengan praktik secara konsisten.

“Awalnya memang dari sebuah keresahan. Kita ingin fluent dalam bahasa Inggris dan pronunciation-nya tepat. Menurut saya, kemampuan itu bisa berkembang kalau kita sering ngobrol dan sering melakukan conversation. Semakin sering praktik, kita semakin terbiasa,” ujar Rina kepada RRI, Selasa (6/10/2026).

Herspeak secara khusus diperuntukkan bagi perempuan. Rina menjelaskan, pilihan tersebut didasari keinginan untuk menghadirkan ruang yang memungkinkan perempuan lebih leluasa menyampaikan gagasan tanpa merasa tertekan atau takut dinilai.

“Sometimes women need safe space to express their ideas. Ketika berada di ruang yang nyaman, perempuan bisa lebih leluasa menyampaikan apa yang ada di pikirannya tanpa merasa harus menyesuaikan diri atau takut dinilai,” jelasnya.

Menurut Rina, rasa aman menjadi bagian penting dalam proses belajar. Ketika seseorang tidak merasa takut melakukan kesalahan, ia akan lebih berani mencoba berbicara dan berkomunikasi. Hal tersebut yang kemudian ingin dibangun Herspeak melalui interaksi antaranggotanya.

“She can be herself dan she doesn't have to pretend to be someone else. Jadi, kita ingin menciptakan suasana ketika perempuan merasa nyaman untuk mencoba, termasuk ketika masih melakukan kesalahan dalam berbahasa,” ujarnya.

Herspeak juga tidak membatasi usia maupun tingkat kemampuan bahasa Inggris bagi perempuan yang ingin bergabung. Baik mereka yang sudah terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris maupun yang masih berada pada tahap dasar tetap memiliki kesempatan untuk belajar bersama.

Rina mengatakan, keterbatasan kemampuan maupun karakter yang cenderung introvert seharusnya tidak menjadi alasan untuk menghindari kesempatan berlatih. Menurutnya, keberanian untuk memulai justru menjadi langkah pertama dalam membangun kemampuan berbicara.

“Yang penting kamu coba dulu, coba rasain dulu, dan jangan takut duluan. Tidak harus langsung jago atau fluent. Yang penting berani mulai berbicara, karena dari situ kita bisa tahu bagian mana yang perlu dilatih lagi,” tutur Rina.

Melalui pendekatan tersebut, Herspeak tidak hanya menempatkan bahasa Inggris sebagai kemampuan yang harus dikuasai, tetapi juga sebagai sarana membangun kepercayaan diri. Ruang percakapan yang terbuka diharapkan membuat perempuan lebih berani menyampaikan pendapat sekaligus terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Herspeak, proses belajar tidak harus selalu dimulai dari kemampuan yang sempurna. Justru melalui keberanian untuk mencoba, melakukan kesalahan, dan terus berlatih, kemampuan berbahasa Inggris dapat berkembang secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....