Dorong Flora Endemik Tembus Ekspor, Pamnas Bonsai Pasuruan Dibidik Agenda Tahunan

  • 07 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Malang
Poin Utama
  • Pemkab Pasuruan resmi memplot Pameran Nasional (Pamnas) Bonsai sebagai kalender kegiatan tahunan daerah.
  • Pameran diikuti 801 pohon dari Jawa Timur, Bali (Badung), hingga Palembang yang terbagi dalam empat kelas kompetisi.

RRI.CO.ID, Pasuruan – Sebanyak 801 pohon endemik khas Nusantara tampil memukau dalam Pameran Nasional (Pamnas) Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Pasuruan, Minggu (6/9/2026). Event ini disiapkan menjadi ikon tahunan daerah guna mendongkrak potensi komoditas ekspor sekaligus pendapatan petani lokal.

Bupati Pasuruan H. Muhamad Sutejo, S.M., saat meresmikan acara menegaskan komitmennya untuk memasukkan pameran bonsai ke dalam agenda tahunan Kabupaten Pasuruan. Luasnya wilayah daerah dinilai menyimpan potensi besar dalam pengembangan berbagai jenis tanaman endemik Indonesia.

"Ajang ini bukan sekadar pameran kearifan lokal, melainkan dorongan nyata agar potensi ekonomi kreatif bonsai bertransformasi menjadi komoditas ekspor bernilai ekonomi tinggi," tegas Sutejo.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina PPBI Cabang Pasuruan Laksma TNI Dr. H. Asep Iwa Soemantri, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa Pamnas ini merupakan wujud nyata pembangunan berkelanjutan di sektor ekonomi kreatif. Kehadiran para penggiat UMKM bonsai menjadi salah satu solusi konkret dalam mendongkrak pendapatan per kapita petani.

"Pameran ini diikuti 801 pohon khas endemik Indonesia dari berbagai wilayah di Jawa Timur, Badung (Bali), hingga Palembang. Ini momentum penting untuk mengangkat kesejahteraan para petani ekonomi kreatif bonsai," ujar perwira tinggi yang sehari-hari menjabat Sekretaris Lembaga AAL tersebut.

Secara teknis, 801 peserta terbagi dalam empat klasifikasi kelas persaingan. Kelas Prospek mendominasi dengan 560 pohon, disusul Kelas Pratama sebanyak 179 pohon, Kelas Madya 42 pohon, dan Kelas Utama yang menampilkan 20 pohon kualitas puncak.

Prosesi pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PPBI, dilanjutkan sambutan pejabat terkait dan doa bersama. Acara ditandai secara simbolis melalui pemotongan tumpeng oleh Ketua Pelaksana Riyanto kepada Bupati dan Dewan Pembina, serta pengguntingan pita bersama Ketua PPBI Pasuruan Agil. Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan stan UMKM dan penyerahan trofi kepada para pemenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....