Book At Cafe Hadirkan Beragam Program untuk Bangun Budaya Literasi Nonfiksi

  • 27 Jul 2026 06:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Komunitas Books at Cafe (BAC) Circle tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi pencinta buku nonfiksi, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang dirancang untuk membangun budaya membaca sekaligus memperkuat ruang diskusi di tengah masyarakat. Melalui konsep yang santai dan inklusif, komunitas ini mengajak anggotanya belajar bersama tanpa tekanan. Hal tersebut disampaikan Koordinator BAC Circle, Ilham, saat diwawancarai RRI pada Minggu (26/7/2026)

“BAC Circle rutin mengadakan kegiatan setiap hari Senin di berbagai kafe di Malang Raya. Lokasinya berpindah-pindah agar anggota bisa menikmati suasana baru sekaligus mengenal lebih banyak ruang publik di Kota Malang,” ujar Ilham.

Ia menjelaskan, informasi mengenai jadwal pertemuan dibagikan secara terbuka melalui media sosial sehingga siapa pun dapat langsung bergabung tanpa prosedur pendaftaran yang rumit. Bahkan, bagi peserta yang belum memiliki buku, BAC Circle menyediakan perpustakaan kecil yang dapat dipinjam secara gratis.

Dalam setiap pertemuan, anggota terlebih dahulu mengikuti sesi membaca mandiri sebelum memasuki diskusi bersama. Setelah itu, peserta dapat berbagi hasil bacaan maupun mendiskusikan berbagai gagasan yang ditemukan selama membaca.

“Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat. Namun, kalau masih ingin mendengarkan saja juga tidak masalah. Kami ingin semua orang merasa nyaman, termasuk anggota baru dan mereka yang memiliki karakter introver,” kata anggota BAC Circle, Tiana.

Selain diskusi rutin, BAC Circle juga mengembangkan berbagai format kegiatan seperti Discussion Night, Sharing Night, dan Presentation Night. Pada sesi presentasi, anggota yang bersedia secara sukarela memaparkan ringkasan satu buku secara utuh sebelum didiskusikan bersama peserta lainnya.

“Kami akan terus menghadirkan format kegiatan baru agar pengalaman belajar anggota semakin beragam dan menarik. Harapannya, BAC Circle bisa menjadi ruang literasi yang bukan hanya mendorong kebiasaan membaca, tetapi juga membangun budaya belajar sepanjang hayat melalui diskusi yang terbuka dan inklusif,” tutur Ilham.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....