7 Cara agar Tidak Mudah Lupa setelah Membaca

  • 07 Apr 2026 08:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Banyak orang merasa mudah lupa terhadap informasi yang baru saja dibaca. Padahal, kemampuan mengingat isi bacaan tidak hanya bergantung pada seberapa cepat seseorang menyelesaikan halaman, tetapi juga pada cara otak memproses informasi tersebut. Dilansir dari CNN Indonesia, terdapat sejumlah metode yang dapat membantu pembaca agar lebih mudah memahami sekaligus mengingat isi bacaan.

Salah satu faktor utama adalah tingkat konsentrasi saat membaca. Gangguan kecil seperti notifikasi ponsel, rasa lelah, atau lingkungan yang bising dapat menghambat proses penyimpanan informasi dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Karena itu, menciptakan suasana membaca yang nyaman dan minim distraksi menjadi langkah penting.

Selain itu, membaca dengan tempo yang lebih tenang juga membantu otak mencerna informasi dengan lebih baik. Pembaca disarankan memberi penanda pada bagian penting agar lebih mudah diingat. Menuliskan kembali inti bacaan dengan kata-kata sendiri juga dapat memperkuat pemahaman karena otak dipaksa memproses ulang informasi yang diperoleh.

Metode lain yang dapat diterapkan adalah memberi jeda saat membaca serta menggunakan teknik visual seperti mind mapping untuk merangkum ide utama. Mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi juga dapat membantu memperdalam pemahaman sekaligus memperkuat daya ingat.

Selain cara membaca, kebiasaan setelah selesai membaca juga memiliki peran penting. Pengulangan secara berkala dinilai efektif untuk mempertahankan informasi dalam ingatan. Cara ini bisa dilakukan dengan membaca ulang, menceritakan kembali isi bacaan kepada orang lain, atau membuat latihan pertanyaan dan jawaban secara mandiri.

Faktor gaya hidup juga berpengaruh terhadap kemampuan otak dalam menyerap informasi. Tidur yang cukup, asupan nutrisi yang seimbang, aktivitas fisik secara rutin, serta kemampuan mengelola stres dapat meningkatkan fungsi kognitif sehingga otak lebih siap menerima informasi baru.

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut secara konsisten, kemampuan mengingat isi bacaan dapat meningkat secara bertahap. Mengingat informasi dari bacaan pada dasarnya bukan sekadar bakat alami, tetapi keterampilan yang bisa dilatih melalui metode yang tepat serta lingkungan yang mendukung. (Dito Fontana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....