Perusahaan Rekaman Indonesia Bermula dari Tio Tek Hong
, Malang - Perusahaan rekaman musik di Indonesia telah ada sejak sebelum kemerdekaan. Sejarahnya dimulai pada 1905 dengan hadirnya perusahaan rekaman musik "Tio Tek Hong".
Dewan Pengawas Museum Musik Indonesia, Wiro Kribo, menjelaskan fase awal tersebut. “Tahun 1905, sebelum kemerdekaan sudah ada Tio Tek Hong,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Pada masa awal, rekaman musik masih menggunakan media impor berupa shellac. “Shellac bahannya getah dari pohon jambu, prosesnya panjang diimport dari Thailand dan India,” terang Wiro.
Perkembangan berikutnya ditandai munculnya piringan vinil atau piringan hitam. Vinil awalnya berukuran lima inci sebelum berkembang ke berbagai ukuran lain.
Media rekaman vinil sempat digunakan khusus untuk kebutuhan siaran radio. “Untuk radio, khususnya RRI, dulu diproduksi format tertentu,” jelas Wiro.
Era kemerdekaan menghadirkan perusahaan rekaman nasional seperti Irama Record. “Tahun 1952 muncul Irama, lalu produksi mulai berjalan 1954,” ungkapnya.
Setelah Irama, muncul label lain seperti Elshinta dan Metrotama. Metrotama inilah yang sekarang dikenal sebagai Musica.
Dari metrotama lahirnya banyak perusahan rekaman lainnya yang akhirnya muncul lokananta. Lokananta inilah yang menjadi perusahan rekaman pertama milik negara dengan memproduksi lagu untuk siaran RRI, Salah satu produk Lokananta yakni "Indonesia Raja".
Memuat berita terbaru.....