D’Flame SDN Model, Kobarkan Semangat dan Prestasi
- 05 Nov 2025 08:04 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Grup drum band D’Flame dari SDN Model Kota Malang terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu unit kegiatan ekstrakurikuler berprestasi. Sejak berdiri pada tahun 2010, grup ini tidak hanya menorehkan berbagai kemenangan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama bagi para siswanya.
Pembina drum band D’Flame, Lena Natalia, SE, menjelaskan bahwa nama D’Flame diambil dari kata Flame yang berarti “nyala api”, melambangkan semangat yang terus membara dalam meraih prestasi.
“Semangat itu kami harapkan menular kepada setiap anggota, agar mereka selalu berusaha menjadi lebih baik dengan sikap yang positif,” ujarnya kepada RRI, Selasa (4/11/2025).
Saat ini, D’Flame beranggotakan sekitar 50 siswa yang dilatih oleh Sapto Pradonggo selaku CO Band bersama tiga pelatih lainnya. Latihan rutin digelar setiap minggu, namun dapat ditambah intensitasnya menjelang lomba atau undangan tampil, seperti pada acara di Balai Kota Malang beberapa waktu lalu.
Menurut Lena, D’Flame memiliki visi mencetak generasi kreatif, berkarakter, dan berprestasi. Misinya meliputi pengembangan kreativitas dan bakat siswa, pembinaan disiplin, kerja sama, serta keterampilan sosial seperti komunikasi dan kepemimpinan.
Sejak pertama kali mengikuti kompetisi pada tahun 2011, D’Flame secara konsisten meraih prestasi membanggakan. Grup ini beberapa kali menjadi juara umum di tingkat sekolah dasar wilayah Jawa Timur, di ajang seperti KDS Competition, Baloga, dan Museum Musik.
Salah satu pencapaian paling gemilang adalah saat D’Flame meraih juara umum dan penghargaan Best Gitapati di Jember dan Blitar.
Meski telah menorehkan banyak prestasi, tantangan untuk mempertahankan gelar juara tetap menjadi motivasi utama.
“Kami selalu berusaha tampil maksimal di setiap event, bukan hanya untuk menang, tetapi juga menjaga nama baik sekolah,” tambah Lena.
Selain tampil di berbagai lomba, D’Flame juga berperan aktif dalam kegiatan sekolah, seperti upacara bendera setiap Senin dan berbagai pawai kebudayaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kota Malang.
Kehadiran mereka selalu mendapat sambutan antusias dari siswa lain. Banyak di antara mereka yang terinspirasi dan ingin ikut bergabung dalam grup ini.
Lena mengakui, perjalanan D’Flame tidak selalu mudah. Keterbatasan alat musik menjadi tantangan tersendiri. Namun semangat para siswa dan dukungan orang tua membuat kekompakan tim tetap terjaga.
“Kami tetap semangat meskipun alatnya terbatas. Kekeluargaan di antara kami sangat kuat, itu yang membuat kami bisa terus berprestasi,” katanya.

Ke depan, D’Flame berambisi meningkatkan kualitas penampilan dengan melengkapi peralatan musik, khususnya kategori brass, serta berpartisipasi di kompetisi tingkat provinsi dan nasional. Selain itu, pembina dan pelatih terus memotivasi siswa agar semakin banyak yang tertarik bergabung.
“Drum band itu tidak sulit. Yang penting semangat dan kerja sama, karena di sinilah kita belajar berkolaborasi menciptakan harmoni,” ujar para pelatih memberi semangat kepada calon anggota baru.
Lebih dari sekadar grup musik, D’Flame telah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah. Selain memperkuat semangat kebersamaan, prestasi yang diraih juga menjadi kebanggaan SDN Model Kota Malang, sekaligus bukti bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui seni dan musik.(IyanMD)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....