Sosok Yoga Sasmita, Seniman dengan Perjalanan Kreatifnya

  • 27 Feb 2025 15:04 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Yoga Sasmita, seorang seniman dan art director, tengah menggelar pameran mini solo di Malang. Dalam wawancara eksklusif, Yoga mengungkapkan perjalanan seninya, inspirasi dalam berkarya, serta harapannya untuk membangun komunitas seni yang lebih solid di kota ini.

Yoga Sasmita merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Institut Seni Indonesia (ISI). Ia mengaku awalnya takut masuk jurusan Seni Murni meskipun memiliki ketertarikan besar pada seni rupa.

"Dulu itu sebenarnya aku takut masuk seni murni. Harusnya kan kalau lukis, harusnya seni murni. Aku milih DKV supaya aku masih dapet ilmu dan punya second option kalau misalnya nggak bisa jadi pelukis, aku bisa jadi desainer," ungkapnya saat diwawancarai pada Kamis (27/2/2025).

Saat ini, Yoga berprofesi sebagai art director di The Shalimar Boutique Hotel Malang setelah sebelumnya meniti karier di dunia desain.

"Dulu aku pertama foto di F&B, terus naik jadi desainer, akhirnya jadi art director. Sekarang pindah ke sini jadi art director juga," ujarnya.

Minat Yoga terhadap seni rupa telah tumbuh sejak kecil. Ia mulai mengenal alat lukis sejak TK, dengan watercolor sebagai medium pertamanya. Dalam proses kreatifnya, Yoga selalu memulai dengan menuliskan ide dan perasaannya sebelum menuangkannya ke dalam lukisan. Hal ini membantunya tetap fokus dan terarah saat melukis.

"Jadi, breakdown perasaannya dulu. Tapi aku mikir, kenapa aku merasa seperti itu? Misalnya, dimarahin sama atasan, gitu. Oke. Sumbernya dari mana? Sumbernya dari mungkin backgroundnya dia lagi bad mood. Oke, berarti orang menyampaikan perasaan bad moodnya dengan marah-marah. Bisa. Baru aku tulis dulu. Terus habis itu baru memetaforakan dari tulisan itu menjadi sebuah objek," ucapnya.

Ke depan, Yoga berharap dapat menemukan komunitas seni yang lebih solid di Malang, seperti yang ia lihat di Yogyakarta. Ia merasa bahwa di Jogja, komunitas seni sangat berkembang dengan adanya banyak tempat yang menjadi titik pertemuan para seniman.

Namun, di Malang, ia masih kesulitan menemukan komunitas serupa. Yoga ingin membangun jaringan dengan para seniman lokal dan mengadakan diskusi yang lebih mendalam. Ia juga berencana untuk menginisiasi proyek seni besar bersama komunitas, agar seni di Malang dapat berkembang.

"Next-nya aku pengen ngajak mereka buat, ayolah, bikin lah yang gede kayak artsubs, gitu lho," ujarnya.

Dengan semangatnya dalam seni rupa dan ambisi membangun jaringan komunitas yang kuat, Yoga Sasmita terus berupaya untuk membawa seni ke level yang lebih tinggi di Malang. (SRF)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....