Transformasi Ban Bekas Jadi Kerajinan Hewan Unik

  • 22 Feb 2025 13:21 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Sejak 2010, Supriatna, perajin kreatif dari Kepanjen, mengubah ban bekas sepeda motor menjadi karya seni unik. Bermula dari pekerjaannya di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS3R) Sumedang Bersatu, ia menghadapi masalah ban bekas yang menumpuk pada 2016.

"Saya mulai berpikir untuk memanfaatkannya menjadi patung atau replika hewan," kata Supriatna, Sabtu (22/2/2025).

Upaya pertamanya membuat burung berlanjut hingga karya yang lebih kompleks, seperti kalajengking raksasa, dinosaurus, dan kadal. Ban bekas berbagai merek dan ukuran menjadi bahan utama kreasinya.

“Karet ban fleksibel, kuat, tahan cuaca, dan cocok untuk desain outdoor," jelasnya.

Proses pembuatan dimulai dengan rangka besi, dilanjutkan dengan pemotongan dan pemasangan ban sesuai bentuk hewan. Durasi pengerjaan bervariasi, dari dua hari hingga dua bulan, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan.

Tantangan terbesar Supriatna adalah membuat replika tampak hidup dan memastikan kekuatan konstruksi. Inspirasi desainnya berasal dari gambar hewan asli yang ia pelajari secara daring. Pernah suatu ketika, seseorang mengira replika tokek buatannya sebagai hewan sungguhan.

Kerajinan Supriatna banyak diminati oleh tempat wisata, peternakan, pecinta seni, serta institusi pendidikan. Ia aktif mempromosikan karyanya lewat media sosial dan pernah mengikuti pameran Disperindag di Pendopo Kabupaten Malang. Pada 14 Juli 2022, ia juga berpartisipasi dalam PWK Exhibition di ITN Malang, yang memamerkan karya dari limbah ban dan besi bekas.

Ke depan, ia berharap usahanya berkembang dengan dukungan tenaga terampil, workshop, dan anggaran memadai.

"Ban bekas melimpah dan bisa menjadi solusi mengurangi sampah serta menjaga lingkungan tetap bersih," pungkasnya.

Bagi yang ingin mengenal lebih jauh, dapat menghubungi Supriatna melalui Facebook: Nana Bintan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....