Tangis dan Tawa Siswa MI Nurul Irsyad di Road Show Dongeng

  • 17 Feb 2025 08:08 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Isak tangis meledak di ruang kelas MI Nurul Irsyad, Putukrejo, Gondanglegi, Kabupaten Malang, saat Kak Yudi membawakan dongeng tentang laskar yang berangkat ke medan perang. Bukan sekadar cerita, dongeng ini mengingatkan para siswa akan pentingnya berbakti kepada orang tua.

“Tidak apa-apa menangis, daripada menyesal saat orang tua sudah dibalut kain kafan,” ujar Ketua Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara, Yudi Agus Priyanto atau Kak Yudi, Ahad (16/2/2025).

Kata-kata itu menyentuh hati para siswa yang langsung mendoakan orang tua mereka. Namun, suasana berubah seketika saat boneka Jojo muncul. Isak tangis berganti gelak tawa, membuat kelas penuh dengan kegembiraan.

“Seru sekali! Awalnya sedih, lalu tertawa bareng teman-teman,” kata seorang siswa.

Road show dongeng ini merupakan bagian dari program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan telah menjangkau lima sekolah sepanjang Februari 2025. Targetnya, 50 titik dan 10 ribu siswa akan merasakan manfaat dongeng inspiratif ini.

Kepala MI Nurul Irsyad, M. Farih Fauzi, mengapresiasi kehadiran Kak Yudi.

“Dongeng ini bukan hanya hiburan, tetapi juga motivasi agar anak-anak lebih menghargai orang tua,” ujarnya.

Selain road show, Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara juga melatih kader dongeng dan pendongeng cilik. Puncaknya, akhir 2025 akan digelar Festival Dongeng atau Pekan Bertutur untuk merayakan budaya tutur yang semakin langka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....