Delapan Tahun Menanti, Gloria Jessica dan Ade Govinda Rilis “Blue.”

  • 06 Okt 2026 12:23 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Setelah delapan tahun menanti, penyanyi Gloria Jessica bersama musisi dan pencipta lagu Ade Govinda akhirnya merilis album perdana bertajuk “Blue.”, yang merangkum 11 cerita tentang patah hati, kehilangan, penantian, hingga proses mengikhlaskan.

Album tersebut resmi dirilis Jumat, 2 Oktober 2026, di seluruh platform musik digital. Pada hari yang sama, Gloria Jessica dan Ade Govinda juga meluncurkan video klip lagu “Timpang”, yang menjadi title track album, melalui kanal YouTube Ade Nurulianto.

“Blue.” mengambil inspirasi dari ungkapan feeling blue, yang menggambarkan perasaan sedih dan murung. Melalui 11 lagu di dalamnya, Gloria dan Ade menghadirkan beragam sisi perjalanan emosional seseorang ketika menghadapi persoalan cinta.

Ade Govinda mengatakan, album tersebut menjadi bentuk perjalanan panjang kolaborasinya bersama Gloria Jessica. Kolaborasi itu bermula pada 2018 ketika Ade memiliki keinginan agar karya yang dibuatnya dinyanyikan Gloria.

Rencana awal yang hanya menghasilkan satu lagu kemudian berkembang menjadi sebuah album. Ade menilai karakter vokal Gloria sangat sesuai dengan melodi dan lirik yang dibuatnya.

Gloria Jessica dan Ade Govinda menghadirkan album perdana “Blue.” yang memuat 11 lagu tentang patah hati, kehilangan, penantian hingga proses mengikhlaskan. (Foto: My Music Records)

Bagi Gloria, proyek tersebut tidak hanya menjadi perjalanan bermusik, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar mengenai kehidupan, perjuangan dan karier dari Ade Govinda.

Album “Blue.” berisi lagu “Terbelah Jadi Dua”, “Timpang”, “Dominasi”, “Baik-Baik”, “Jika Bertemu Lebih Cepat”, “Kepastian”, “Jika Kau Bukan Cinta”, “Tanpa Batas Waktu”, “Lebih Hati-Hati”, “Dominasi (Acoustic Version)”, serta “Blue.” yang menampilkan gitaris Mew, Mads Wegner.

Sebelum album dirilis, lagu “Terbelah Jadi Dua” dan “Tanpa Batas Waktu” telah lebih dahulu dikenal pendengar. “Terbelah Jadi Dua” bahkan mencatat lebih dari 21 juta pemutaran di Spotify dan menempati peringkat ke-23 Top 50 Indonesia.

Video musik dan lyric video lagu tersebut juga telah ditonton hampir sembilan juta kali di YouTube, sementara pemutarannya di YouTube Music telah melampaui 19 juta kali. Di TikTok, lagu tersebut digunakan dalam lebih dari delapan juta konten.

Sementara itu, “Timpang” dipilih sebagai title track sekaligus lagu yang mendapatkan video klip bersamaan dengan peluncuran album. Video tersebut dibintangi Dinda Kirana dan Theo Supple sebagai pasangan suami istri yang menghadapi kehilangan dan penyesalan dalam rumah tangga.

Video klip yang disutradarai Bagoes Tresna itu menggambarkan kondisi seseorang yang kehilangan keseimbangan hidup setelah ditinggalkan orang yang dicintai. Pesan yang dibawa adalah pentingnya menghargai cinta yang masih dimiliki sebelum kehilangan benar-benar terjadi.

Bagi Gloria, makna “Timpang” tidak hanya berkaitan dengan kehilangan pasangan. Lagu tersebut juga dapat dimaknai sebagai kehilangan orang-orang terdekat yang memiliki tempat penting dalam kehidupan.

Tema kehilangan juga memiliki makna personal bagi Gloria. Menjelang perilisan album, ia kehilangan ibunda tercinta. Kondisi tersebut membuat “Blue.” dimaknai sebagai sebuah karya yang hadir di tengah kesedihan sekaligus menjadi bentuk berkat dari doa sang ibu.

Gloria Jessica bersama Ade Govinda resmi merilis album “Blue.” setelah delapan tahun menanti. Album ini mengangkat beragam kisah emosional dalam perjalanan cinta. (Foto: My Music Records)

Selain kisah kehilangan, album ini menghadirkan cerita mengenai hubungan yang tidak seimbang melalui “Dominasi”, perpisahan tanpa dendam dalam “Baik-Baik”, penantian akan kejelasan dalam “Kepastian”, hingga cinta yang tetap bertahan meski dipisahkan jarak dan waktu dalam “Tanpa Batas Waktu”.

Ade menyebut “Dominasi” sebagai salah satu lagu favoritnya karena mengangkat tema hubungan ketika salah satu pihak terlalu mengendalikan pasangannya. Lagu tersebut tersedia dalam dua versi, yakni versi utama dan akustik yang menghadirkan nuansa lebih sederhana dan intim.

Sebagai penutup, “Blue.” hadir sebagai lagu instrumental berdurasi hampir delapan menit tanpa lirik. Karya tersebut melibatkan Mads Wegner, gitaris Mew, sementara Jonas Bjerre, mantan vokalis Mew, turut berperan sebagai recording engineer.

Lagu tersebut dibangun melalui permainan gitar, drum dan bass untuk menjadi ruang bagi pendengar setelah melewati sepuluh cerita patah hati sebelumnya.

Melalui album ini, Ade berharap “Blue.” dapat menjadi teman bagi pendengar yang sedang menghadapi patah hati. Sementara Gloria berharap karya tersebut dapat menemani pendengar dalam berbagai fase kehidupan dan mengingatkan bahwa setiap orang layak mencintai, dicintai, serta merasakan kebahagiaan secara utuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....