“Sorangan” Tandai Kembalinya Rere Reina ke Pop Sunda

  • 05 Okt 2026 16:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Penyanyi Rere Reina kembali menyapa pencinta musik Indonesia melalui single terbaru berjudul “Sorangan”, yang mengangkat kisah kesendirian, kesetiaan, dan luka setelah kehilangan orang yang dicintai.

Single bergenre Pop Sunda tersebut menghadirkan nuansa emosional melalui aransemen yang lembut serta karakter vokal khas Rere Reina. Lagu ciptaan Revki A. Maraktifa itu menggambarkan seseorang yang harus menerima kenyataan pahit setelah ditinggalkan oleh orang yang selama ini dicintainya.

“Sorangan” menjadi ruang bagi Rere Reina untuk menyuarakan perasaan mereka yang masih menyimpan kerinduan setelah sebuah hubungan berakhir. Kesetiaan yang telah dijaga harus berhadapan dengan perpisahan, meninggalkan kesepian, air mata, dan kenangan.

Kehadiran single ini sekaligus memperlihatkan konsistensi Rere Reina dalam menggarap musik bernuansa Sunda. Sebelumnya, ia mengawali perjalanan rekamannya melalui album Pop Sunda “Kawih Kasmaran” pada 2003, dengan “Sono” sebagai salah satu lagu yang dikenal dari album tersebut. Katalog album itu kini juga tersedia dalam layanan musik digital.

Perjalanan Rere Reina kemudian berlanjut ke musik dangdut. Dalam profil kariernya, Rere tercatat merilis album “Creative Dangdut” pada 2006 dengan lagu “Cinta Dikepergianmu” karya Suto Pranto. Ia juga mencatat penghargaan sebagai artis pendatang baru terbaik dalam ajang AMI Award Dangdut TPI pada 2007.

Dalam produksi “Sorangan”, Rere Reina bertindak sebagai produser melalui label Rere Production. Proses mixing dan mastering dikerjakan Pradea, sedangkan proses recording dan editing audio berlangsung di Studio 168. Sampul single digarap MRT Production.

Rilisan “SORANGAN” tercatat dalam katalog musik digital Rere Reina pada 2026. Apple Music juga mencantumkannya sebagai salah satu single terbaru Rere Reina.

Melalui “Sorangan”, Rere Reina berharap lagu tersebut dapat diterima pencinta musik Indonesia, khususnya penikmat Pop Sunda. Lagu ini juga diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap kehilangan meninggalkan cerita yang tetap layak dikenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....