Faqih Aulia Hadirkan “Sendiri Begitu” tentang Arti Kesendirian
- 05 Okt 2026 15:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Kesendirian tidak selalu identik dengan kesepian. Bagi singer-songwriter asal Indonesia, Faqih Aulia, berada seorang diri justru dapat menjadi ruang untuk menikmati kehidupan, mengenal diri sendiri, dan mempersiapkan kebahagiaan yang akan datang.
Gagasan tersebut dituangkan Faqih melalui single “Sendiri Begitu” yang dirilis pada 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di berbagai platform streaming digital. Lagu bernuansa citypop ini mengangkat pengalaman sederhana tentang seseorang yang memilih menikmati hidup tanpa terburu-buru mencari pasangan.
“Kadang kita terlalu sibuk mencari seseorang untuk menemani hidup, sampai lupa menikmati hidup yang sedang kita punya,” ujar Faqih Aulia.
“Sendiri Begitu” lahir dari pengamatan Faqih terhadap berbagai hal yang dekat dengan keseharian, mulai dari perjalanan pulang, percakapan yang tidak selesai, hubungan yang berubah, hingga skenario yang muncul dalam pikiran.
Dalam lagu tersebut, kesendirian tidak ditempatkan sebagai kondisi yang harus segera diakhiri. Sebaliknya, Faqih menggambarkannya sebagai fase untuk berhenti sejenak dan memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk bertumbuh.
Nuansa itu tergambar melalui lirik yang menggambarkan pilihan untuk hidup sendiri tanpa harus menggantungkan kebahagiaan kepada orang lain.
Latar kehidupan urban Jakarta turut menjadi bagian dari cerita. Perjalanan melewati kawasan Sudirman menuju Senayan, suasana kamar yang sunyi, kopi yang diminum seorang diri hingga aktivitas masyarakat di tengah hiruk-pikuk kota menjadi gambaran kehidupan yang dihadirkan dalam lagu.
Faqih juga mengajak pendengar melihat kehidupan orang lain tanpa merasa tertinggal. Ketika melihat pasangan berjalan bersama maupun orang-orang yang sibuk menjalani aktivitasnya, tokoh dalam lagu justru berharap agar mereka selalu bahagia.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa seseorang tidak harus memiliki kehidupan seperti orang lain untuk dapat ikut merasakan kebahagiaan.
Pada bagian bridge, Faqih menegaskan bahwa memilih sendiri bukan berarti menyerah terhadap cinta. Kesendirian justru menjadi jeda untuk membangun kehidupan yang lebih baik sebelum kembali membuka diri terhadap hubungan baru.
Mengejar pekerjaan, mempelajari hal baru, menjaga kesehatan, bertemu teman, menikmati suasana kota, hingga menyusun kembali mimpi menjadi bagian dari proses tersebut.

Secara musikal, “Sendiri Begitu” mengusung warna citypop yang ringan, hangat, dan nostalgik. Karakter musik yang tetap terasa hidup dipadukan dengan lirik reflektif mengenai kehidupan seseorang yang sedang menikmati fasenya sendiri.
Bagi Faqih, ketika seseorang datang di kemudian hari, orang tersebut tidak harus menjadi penyelamat dari kesendirian. Ia cukup menjadi sosok yang bersedia berjalan bersama kehidupan yang telah dibangun.
Melalui “Sendiri Begitu”, Faqih Aulia sekaligus memperkenalkan pendekatannya sebagai singer-songwriter yang mengolah pengalaman dan pengamatan terhadap hal-hal sederhana menjadi cerita musik yang dekat dengan kehidupan pendengar.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa hidup tidak berhenti ketika seseorang sedang sendiri. Di tengah lampu kota, perjalanan pulang, pekerjaan, mimpi, dan rutinitas sehari-hari, masih ada banyak hal yang dapat dinikmati dan disyukuri.
Faqih Aulia berharap “Sendiri Begitu” dapat menjadi ruang bagi pendengar untuk melihat kesendirian dari sisi yang lebih hangat. Bukan sebagai tanda kegagalan dalam menemukan pasangan, melainkan sebagai kesempatan untuk mengenal, menghargai, dan membangun diri sendiri.
“Sendiri Begitu” dilengkapi dengan official lyric video yang tersedia melalui kanal YouTube Faqih Aulia dan dirilis bersamaan dengan peluncuran lagu pada 5 Oktober 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....