Asmara Pasar Malam, Album Perdana Freekoria dengan 9 Kisah Cinta
- 05 Okt 2026 15:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Freekoria menghadirkan album perdana bertajuk “Asmara Pasar Malam” yang menjadikan sebuah pasar malam imajiner sebagai ruang pertemuan sembilan kisah cinta dengan karakter dan persoalan masing-masing.
Album yang resmi dirilis pada 2 Oktober 2026 tersebut memuat sembilan track yang saling terhubung dalam sebuah narasi fiksi. Freekoria menciptakan pasar malam bernama Hoya-Hoya di Desa Bukit Sari sebagai latar tempat berbagai cerita asmara berkembang.
Setiap lagu mengikuti perjalanan satu karakter. Aryadi hadir melalui “Mantra”, yang menggambarkan perasaan yang belum berani diungkapkan. Cimpring kemudian membawa cerita “My Side”, tentang keberanian memberikan segalanya ketika perasaan akhirnya menemukan jawaban.
Cerita berlanjut pada Jumiran melalui “Jangan Kembali”, yang menggambarkan seseorang yang telah berdamai dengan masa lalu dan memilih untuk tidak mengulang cerita yang pernah ditinggalkan.

Sementara itu, Jatmiko merayakan hidup melalui “Pesta”. Hartini menghadirkan cerita “24/7”, tentang cinta yang selalu tersedia tetapi ternyata belum cukup untuk membuat seseorang bertahan dan setia.
Karakter Warto muncul dalam “Imajinasiku”, dengan kisah cinta yang lebih banyak berlangsung dalam pikirannya sendiri. Yatini memilih menikmati kesendirian lewat “Dendang Ceria”.
Perjalanan kemudian berlanjut bersama Marno melalui “Keliling Kota”, yang mengajak pendengar meninggalkan hiruk-pikuk kota dan menikmati perjalanan menyusuri jalanan desa pada malam hari.
Album ditutup dengan “U&I” yang mempertemukan Hairul dan Ruhaida. Kisah keduanya menjadi penutup perjalanan dengan gambaran cinta yang akhirnya menemukan tempat untuk tinggal dan bertahan.

Konsep tersebut membuat “Asmara Pasar Malam” tidak sekadar menjadi kumpulan sembilan lagu, tetapi sebuah rangkaian cerita yang mempertemukan beragam pengalaman dalam hubungan. Ada cinta yang disimpan, keberanian untuk membuka perasaan, keputusan meninggalkan masa lalu, kesepian, hingga cinta yang akhirnya menemukan tempat untuk menetap.
Secara katalog, beberapa materi yang masuk dalam album tersebut sebelumnya telah hadir sebagai rilisan terpisah. Apple Music mencatat Freekoria telah merilis “Dendang Ceria” pada 2024, “U & I” pada 2024, “Pesta” bersama NickSacko pada 2025, serta “Imajinasiku” pada 2026.
Dengan “Asmara Pasar Malam”, Freekoria mengajak pendengar memasuki dunia Hoya-Hoya dan mengenal setiap tokoh melalui kisah cinta mereka masing-masing. Album tersebut kini tersedia di berbagai platform streaming digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....