Francis Buka Babak Baru Karier dengan “Purple Skies”
- 05 Okt 2026 15:08 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Penyanyi dan penulis lagu Francis Karel atau yang kini dikenal sebagai Francis membuka babak baru perjalanan musiknya di Indonesia melalui single terbaru berjudul “Purple Skies”. Lagu yang dirilis pada 30 September 2026 ini menjadi penanda kepulangannya ke Jakarta setelah beberapa tahun tinggal dan mengembangkan karier di Los Angeles, Amerika Serikat.
“Purple Skies” mengangkat cerita tentang kenangan yang masih menyisakan perasaan hangat meski telah menjadi bagian dari masa lalu. Berangkat dari pengalaman hubungan romantis yang singkat namun membekas, Francis menulis lagu tersebut hanya dalam waktu sekitar empat jam.
Berbeda dengan lagu patah hati pada umumnya, “Purple Skies” justru berbicara tentang nostalgia dan rasa syukur terhadap momen-momen baik yang pernah hadir dalam hidup seseorang. Francis menyebut lagu ini bukan tentang keinginan untuk kembali bersama seseorang, melainkan tentang perasaan nyaman saat mengenang sesuatu yang pernah membuat bahagia.
“Purple Skies” juga hadir dalam format video musik yang dibintangi aktor Chicco Kurniawan dan Diandra Agatha. Disutradarai Imaji Fabiandava, video tersebut mengajak penonton memasuki dunia yang dibentuk oleh memori, emosi, dan nostalgia melalui perjalanan imajinatif menggunakan roket.

Francis terlibat langsung dalam pengembangan konsep video musik tersebut agar visual yang dihadirkan mampu memperkuat pesan dan suasana yang ingin disampaikan melalui lagunya. Langit berwarna ungu atau purple skies menjadi simbol kenangan indah yang masih terasa dekat dan familiar ketika kembali diingat.
Musisi berusia 27 tahun itu telah menulis lagu sejak usia 12 tahun. Seiring perjalanan kariernya, Francis tidak hanya menuangkan pengalaman pribadi dalam karya-karyanya, tetapi juga kerap menerjemahkan cerita dan sudut pandang orang lain menjadi lagu yang terasa personal bagi para penyanyinya.
Pengalaman menempuh pendidikan musik dan bekerja di Los Angeles turut membentuk cara kerjanya sebagai musisi. Ia terbiasa berkolaborasi dengan berbagai penulis lagu dan produser dalam sesi kreatif yang berlangsung cepat dan dinamis. Dari pengalaman tersebut, Francis belajar menjadi lebih adaptif dalam membaca kebutuhan lagu dan berkolaborasi dengan berbagai karakter musisi.
Selain sebagai penyanyi dan penulis lagu, Francis kini mulai mengeksplorasi peran sebagai produser musik. Ia menjadi produser untuk dua lagu yang dirilis pada tanggal yang sama, yakni “Read The Sign” milik Maura Gabriella dan “Digital Pillow Talk” milik Michelle Karla, yang merupakan kedua adiknya.

Meski berasal dari keluarga yang sama dan tumbuh dengan latar musik serupa, Francis, Maura, dan Michelle memilih jalur musik yang berbeda. Ketiganya tetap hadir sebagai solo artist dengan identitas musikal masing-masing.
Perjalanan musik Francis telah dimulai sejak merilis “Little Boy” pada 2018, kemudian berlanjut dengan EP “Handle With Care” pada 2022 dan “Crash & Burn” pada 2023. Selama berada di Amerika Serikat, ia juga terlibat dalam berbagai kolaborasi internasional bersama sejumlah nama besar seperti Jin BTS, SHINee, Colton Dixon, Drew Louis, Louis Knight, hingga Seven Lions.
Kini, seluruh pengalaman tersebut dibawanya pulang ke Indonesia melalui karya-karya baru. “Purple Skies” menjadi langkah awal Francis untuk kembali terhubung dengan pendengar Tanah Air sekaligus memperkenalkan fase baru perjalanan kreatifnya sebagai penyanyi, penulis lagu, dan produser musik.
Single “Purple Skies” sudah dapat dinikmati di seluruh platform digital streaming sejak 30 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....