Pull Strings: Drama Ao Ruipeng Tentang Kultivator Cerdas yang Ingin Hidup Tenang

  • 21 Sep 2026 11:40 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Drama China terbaru Pull Strings menjadi salah satu tontonan yang menarik perhatian penggemar bergenre xianxia, fantasi, aksi, dan komedi. Dibintangi Ao Ruipeng dan Sun Zhenni, drama ini menghadirkan kisah kultivasi dengan karakter utama yang berbeda dari kebanyakan protagonis.

Jika kebanyakan tokoh utama mengejar kekuatan, kejayaan, atau kesempatan untuk membuktikan diri, karakter utama disini justru berusaha sebisa mungkin tidak menarik perhatian. Baginya, semakin sedikit orang yang mengetahui kemampuannya, semakin besar peluang untuk bertahan hidup.

Meski memiliki latar cerita yang serius, drama ini juga memasukkan unsur komedi membuat Pull Strings tidak hanya berfokus pada pertarungan, tetapi juga pada bagaimana karakter utama sebagai sosok yang sangat tenang menghadapi masalah dengan penuh perhitungan, kecerdikan dan dan selalu memiliki rencana cadangan di balik layar.

Pull Strings diadaptasi dari novel web My Senior Brother Is Too Steady karya Yan Gui Zheng Zhuan. Drama ini resmi tayang perdana pada 19 Agustus 2026 dan memiliki total 30 episode dengan durasi sekitar 45 menit per episode serta selesai tayang pada 3 September 2026 untuk jalur express dan 10 September 2026 untuk jalur reguler di Youku.

Cerita berpusat pada Li Chang Shou, seorang pria dari dunia modern yang tengah terbaring sakit. Suatu hari, ia mengalami kecelakaan terjatuh dari kasur rumah sakit dan tertimpa gunungan tumpukan buku yang dibacanya. Namun, kematiannya justru menjadi awal kehidupan baru. Li Chang Shou terlahir kembali menjadi seorang kultivatior di era Primordial.

Setelah mendapatkan kesempatan menjalani kehidupan baru, ia tidak memiliki ambisi untuk menjadi tokoh besar atau menguasai dunia. Sebaliknya, Li Chang Shou hanya ingin bertahan hidup dan mencapai keabadian dengan cara yang aman dengan modal pengetahuan dari berbagai macam buku yang telah dibacanya di masa modern.

Karena mengetahui bahwa dunia tempatnya hidup dipenuhi bahaya dan konflik, Li Chang Shou memilih untuk selalu berhati-hati. Ia menghindari tindakan yang dapat menimbulkan karma dan tidak ingin menciptakan musuh yang tidak diperlukan. Selama 33 tahun dia berlatih berbagai kemampuan untuk melindungi dirinya, mulai dari teknik melarikan diri hingga menciptakan berbagai alat canggih dan hebat, ramuan dan kekuatan mistis yang dapat digunakan ketika berada dalam situasi berbahaya dalam usaha menghindari datangnya Malapetaka Dunia.

Namun, kehidupan damai yang sudah dirancang dengan begitu matang mulai berubah ketika gurunya menerima seorang murid perempuan baru. Kehadiran adik seperguruan tersebut perlahan menyeret Li Chang Shou ke dalam berbagai kejadian yang jauh lebih besar daripada yang pernah ia perkirakan.

Sebelum mengambil langkah, Li Chang Shou selalu bersikap sangat berhati hati dan baru melakukan eksekusi ketika dia sudah yakin sebesar 98% bahwa rencananya akan berhasil. Namun anehnya, meskipun apa yang dilakukannya tepat sesuai prediksi tetapi setiap gerakannya justru berujung pada hasil yang menggemparkan. Li Chang Shou yang enggan terlibat konflik kini justru terseret menjadi dalang utama di balik layar, menggerakkan konspirasi klan besar, hingga mempercepat tibanya malapetaka dunia yang selama ini paling ia hindari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....