Self-Publishing Buka Peluang Penulis Pemula

  • 05 Agt 2026 14:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Banyak orang memiliki keinginan menulis buku, tetapi mengurungkan niat karena menganggap proses menerbitkan karya harus melalui penerbit besar yang seleksinya ketat. Padahal, saat ini penulis pemula memiliki alternatif menerbitkan buku secara mandiri melalui jalur self-publishing.

Hal tersebut disampaikan penulis Riana Dianita dalam program Literasi Digital yang disiarkandi Pro 1 RRI MALANG pada Senin (3/8/2026). Menurutnya, jalur self-publishing memberi kebebasan bagi penulis untuk mengelola karya sekaligus menentukan strategi pemasarannya sendiri.

Riana menjelaskan bahwa berbeda dengan penerbit mayor yang menanggung seluruh proses produksi namun menerapkan sistem royalti, penulis self-published memiliki kendali penuh terhadap naskah, harga jual, hingga keuntungan yang diperoleh.

“Kalau memilih self-publishing, penulis menjadi pemilik penuh atas karyanya. Tantangan terbesarnya justru ada pada promosi, karena kita harus memperkenalkan buku sendiri kepada calon pembaca,” jelasnya.

Ia juga membagikan pengalamannya mengikuti tantangan menulis selama 30 hari yang diadakan penerbit indie. Peserta diwajibkan menulis sedikitnya 1.000 kata setiap hari. Apabila berhasil menyelesaikan tantangan tersebut, penerbit memberikan fasilitas penerbitan seperti penyuntingan, desain sampul, tata letak, hingga pengurusan ISBN tanpa biaya.

Menurut Riana, konsistensi jauh lebih penting dibanding menunggu tulisan menjadi sempurna. Ia mendorong penulis pemula untuk menyelesaikan naskah terlebih dahulu, kemudian melakukan proses penyuntingan secara bertahap agar target menulis tidak berhenti di tengah jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....