Jazz Gunung Bromo 2026 Ditutup Meriah oleh Indra Lesmana LLW
- 27 Jul 2026 20:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Indra Lesmana LLW yang berkolaborasi dengan Eva Celia dan Teza Sumendra sukses menutup rangkaian BRI Jazz Gunung Bromo 2026 dengan penampilan memukau di Panggung Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (25/7/2026) malam. Pertunjukan tersebut menjadi puncak perhelatan jazz pegunungan yang berlangsung selama dua hari dan menghadirkan ribuan penikmat musik dari berbagai daerah.
Di tengah suhu dingin khas kawasan Bromo, Indra Lesmana LLW menghadirkan suguhan musikal yang mampu menghipnotis penonton. Penampilan dibuka dengan lagu “Reborn” dan “Stretch n Pause” bersama Kevin Yosua. Suasana kemudian semakin hangat ketika Eva Celia naik ke atas panggung membawakan lagu “Dirimu Kasih” dan “Electric”.
Energi pertunjukan terus meningkat saat Teza Sumendra bergabung membawakan “Daytime Alibi” dan “Nostalgia”. Sepanjang penampilannya, Indra Lesmana LLW membawakan total 11 lagu dengan kolaborasi bersama Eva Celia dan Teza Sumendra.

Salah satu momen yang paling berkesan terjadi ketika Indra Lesmana mengajak penonton bernostalgia melalui lagu “Aku Ingin”. Sementara itu, lagu legendaris “Ekspresi” menjadi penutup yang eksplosif dengan melibatkan seluruh kolaborator, yakni Indra Lesmana LLW, Eva Celia, Teza Sumendra, dan Kevin Yosua.
Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, Indra Lesmana juga menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya membangun ekosistem musik jazz yang berkelanjutan. Menurutnya, regenerasi dalam musik jazz tidak hanya menyangkut musisi, tetapi juga penonton, komunitas, hingga kru produksi yang bekerja di balik layar.

“Regenerasi musik jazz tidak hanya berlaku pada pemainnya saja, tetapi juga penonton yang menikmati hingga tim produksi yang bertugas di backstage,” ujar Indra di sela penampilannya.
Ia juga mengapresiasi para penonton yang hadir bersama keluarga dan anak-anak mereka. Menurut Indra, mengenalkan musik jazz sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga keberlangsungan dan perkembangan jazz Indonesia di masa mendatang.
Usai tampil, Indra Lesmana bersama Eva Celia, Teza Sumendra, dan Kevin Yosua menyempatkan diri bertemu awak media. Kepada RRI Malang, Indra mengungkapkan masih memiliki satu obsesi yang belum tercapai dalam perjalanan karier bermusiknya.
“Sebenarnya ada satu obsesi yang belum tercapai. Sudah lebih dari setahun saya memikirkan dan menulis sebuah simfoni untuk orkestra. Prosesnya sangat menantang, mudah-mudahan bisa segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Indra Lesmana.

BRI Jazz Gunung Series Bromo 2026 sendiri mencapai puncak penyelenggaraan pada 24-25 Juli 2026. Festival yang dikenal memadukan keindahan alam pegunungan dengan kualitas pertunjukan musik jazz ini kembali menghadirkan deretan musisi nasional dan internasional.
Selain penampilan Indra Lesmana LLW ft. Eva Celia dan Teza Sumendra sebagai penutup, festival ini juga menampilkan Plutato ft. Cait Lin dari Taiwan, Bilal Indrajaya, Batavia Collective, Ring of Fire Project ft. Simone Prattico dan Sri Hanuraga, Isyana Sarasvati, Littlefingers, Kevin Yosua Big 6 feat. Nesia Ardi, Ali, Simone Prattico Java Collective, serta Watchdog.
BRI Jazz Gunung Bromo 2026 juga didahului dengan penyelenggaraan Bromo Jazz Camp pada 24 Juli 2026 sebagai ruang edukasi dan interaksi bagi musisi muda, sejalan dengan semangat regenerasi yang disampaikan Indra Lesmana. Kehadiran berbagai generasi musisi dan penonton dalam festival ini semakin menegaskan posisi Jazz Gunung sebagai salah satu festival jazz berbasis alam terbesar dan paling berpengaruh dan memberikan pengalam tak terlupakan di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....